Fakultas Teknik Mengabdi

Universitas Mataram merupakan universitas negeri yang memiliki empati didaerah lingkungan sampai jauh ke pelosok daerah yang sangat terpencil. Kepedulian kepada masyarakat yang membutuhan uluran tangan karena keterbatasan penduduk hal yang disebut berkecukupan. Daerah Lombok Timur begitu luas perlu pengetasan menuju ke arah kemandirian penduduk. Paling menderita penduduk di daerah Sukaroh adalah air bersih. Air di sini bagaikan tetesan untuk menghilangkan rasa haus, air diperoleh dari tadah hujan karena tidak ada mata air ataupun saluran PAM yang sampai ke penduduk. Untuk mencapai daerah ini harus menembus hutan dengan jalan tanah yang pada kondisi hujan jalan tersebut menjai sungai perlintasan air karena saluran menuju ke pantai tidak ada. Penampungan air tadah hujan yang dimiliki jauh dari kata higienis, tanpa penerangan listrik apalagi komunikasi.  Ukuran tangan yang dilaksanakan civitas akademika utamanya Fakultas Teknik Universitas Mataram melakukan gerakan pengabdian masyarakat dan mengundang  Rektor Universitas Mataram berkunjung langsung serta melaksanakan peletakan batu pertama untuk tendon penampung air sebesar 5000 liter diletakan di kantor Kepala Desa. 17 Oktober 2016  Rektor Unram langsung memberikan keputusan untuk memberikan batuan secara massif ke Desa Sekaroh. Inisiatif yang dilakukan oleh Fakulatas Teknik dengan dorongan kuat dari Dekan memberikan hasil dalam acara “Unram Mengabdi”. Bantuan dana yang dihimpun dengan mandiri dan donator yang secara ikhas untuk menyisihkan rezeki kepada Desa Sekaroh. Penghimpunan dana sampai saat ini terus dilakuan karena banyak lagi harus diperbaiki, dari laman ini dimohon partisipasinya untuk memberikan bantuan bagi yang ingin membatu dengan materi demi pembangunan yang merata di seluruh Lombok dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

depan jalan mengabdi ngatre-air

Comments are closed.