Fisipol Unram blusukan ke Gili Gede kampanye anti-Narkoba

MataramProgram Studi Ilmu Komunikasi, Sosiologi dan Hubungan Internasional yang nantinya akan tergabung dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Mataram menggelar sosialisasi anti-Narkoba ke Gili Gede, Minggu (16/10) lalu. Fisipol Unram sengaja membidik lokasi tersebut mengingat pulau yang terletak di kawasan teluk Sekotong itu merupakan salah satu daerah penyumbang Tenaga Kerja Indonesia (TKI), yang mayoritas di sektor informal.

gili-gede-2

Pemateri sosialisasi- dari kiri ke kanan Kabid Humas Polda AKBP Tri Budi Pangastuti bersama tim Fisipol Unram, Ismah Rustam, S.IP, MA, Dir Reserse Narkoba Polda Sukarje, Kaprodi Hubungan Internasional Dr. M Sood, dan moderator Oryza Pneumatica Inderasari, S.Sos, M.Sosio, memberikan pemaparan mengenai bahaya Narkoba kepada masyarakat Gili Gede, Minggu (16/10).

Selain itu Desa Gili Gede Indah yang berpenduduk sekitar 700 KK tersebut juga potensial untuk tumbuh menjadi sebuah kawasan wisata di NTB mengingat memiliki keindahan pantai, bukit dan terletak tak jauh dengan Gili Layar yang memiliki keindahan bawah laut memikat.

“Suatu saat daerah ini pun akan menjadi kawasan wisata yang didatangi oleh banyak orang dari mana-mana. Itu sebabnya, kami merasa perlu untuk melakukan penyuluhan dini mengenai bahaya Narkoba dan ancaman kekerasan terhadap anak dalam bentuk paedophilia yang saat ini mengancam anak-anak tak hanya di kota besar akan tetapi juga yang ada di kawasan wisata,” ungkap salah seorang staf pengajar Prodi Ilmu Komunikasi, Muhlis, S.SosI, M.Si, yang menjadi panitia kegiatan.

img-gili-gede

Peserta penyuluhan bahaya Narkoba dan bahaya paedofilia tengah mendengarkan penjelasan di Sekolah Satu Atap SD & SMP Gili Gede, Minggu (16/10). credit : Mala Mardialina/Istimewa

Antusiasme warga sangat terlihat dalam sosialisasi tersebut, hal ini tergambar dari pertanyaan-pertanyaan, bahkan mereka tetap bertahan meski cuaca terik di lokasi sosialisasi yang menggunakan ruang kelas satu atap SD dan SMP Gili Gede.

“Bagaimana kita tahu jenis-jenis Narkoba itu, kami di sini tidak pernah melihat sebelumnya. Terkadang kami waswas kalau mendengar kerabat yang sedang di luar negeri itu dititipi atau diselipin sesuatu oleh orang lalu ketangkap di bandara karena ternyata yang dibawa Narkoba,” ujar salah seorang warga yang tidak menyebutkan namanya.

Kabid Humas Polda AKBP Tri Budi Pangastuti beserta jajarannya dengan sigap menjawab pertanyaan-pertanyaan dari warga dengan memberikan penjelasan jenis narkoba sintetis dan nonsintetis agar mudah dikenali, sekaligus memberikan informasi dampak penyalahgunaannya. Kegiatan yang merupakan upaya Unram turut membantu mengurangi potensi penyalahgunaan Narkoba di Nusa Tenggara Barat ini bekerja sama dengan Polda NTB.

Sementara dalam kesempatan yang sama, tim dosen Fisipol Unram beserta Duta Humas Polda juga memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar tentang bahaya paedofilia dan himbauan kepada orangtua agar lebih memperhatikan buah hati mereka.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mataram Dr. M. Natsir, S.H., M.Hum turut hadir dan menyaksikan kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia mengharapkan ketertiban, keamanan, dan kedamaian tetap terjaga di Lombok ini. “Baik yang kita lakukan, baik pula hasilnya yang kita dapatkan,” ujarnya.

 

 Sekilas Tentang Universitas Mataram

Universitas Mataram merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di bawah Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi yang berkedudukan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dalam perkembangannya hingga 2016 ini, Universitas Mataram mengelola pendidikan untuk 9 Fakultas  dan 35 program studi  S1 Reguler, 12 program studi S1 non-reguler, 4 Program Studi D3, 2 Prodi D3 Vokasi KLU, 3 Prodi D3 Vokasi Bima dan 12 program pascasarjana dan 1 program doktor.

Contact Person :

Ir. I Wayan Suadnya, M.Agr.Sc, PhD

Mobile. +62 819 1593 6636

komunikasi@unram.ac.id

 

 

Comments are closed.