Mataram, Universitas Mataram – Memorial University of Newfoundland Canada berkunjung ke Universitas Mataram (Unram), Jum’at (28/6) pagi dalam rangka promosi Universitas.

Sonja Knutson Director Internationalization Office dan Andrew Kim Director Graduate Enrolment Services dari Memorial University mempersentasikan program yang ada di Memorial University kepada dosen, pegawai dan mahasiswa di Ruang Wakil Rektor bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi Rektorat Unram.

Sonja mengatakan bahwa kedatangannya tersebut adalah yang ketiga kalinya ke Unram. Dalam persentasinya, Ia menyampaikan bahwa Memorial University membuka program seperti diploma, sarjana dan pascasarjana bahkan mereka juga menawarkan kelas online.

“Memorial University merupakan satu-satunya universitas di Newfoundland dan Labrador, kami memiliki lebih dari 18.000 siswa dari 100 negara. Memorial University menawarkan program sertifikat, diploma, sarjana, pascasarjana dan kelas online,” papar Sonja.

Selain itu, Sonja juga mengatakan akan memberikan prioritas kepada dosen, pegawai dan mahasiswa dari Unram yang ingin menlanjutkan sekolah di  Memorial University dengan memberikan Conditional LoA (surat pernyataan telah diterima di sebuah Perguruan Tinggi dengan beberapa persyaratan tertentu).

Yusron Saadi, Ph.D, Wakil Rektor bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi usai memandu persentasi dari Memorial Unversity mengatakan keinginannya untuk memberikan jalur yang lebih cepat agar bisa mengirim staf untuk melanjutkan sekolah, melakukan publikasi bersama, dan riset bersama dengan universitas di luar negeri.

“Kita ingin memberikan fast track artinya dengan adanya komunikasi dan hubungan kerjasama, kita berharap bisa lebih cepat mengirim staf baik untuk studi lanjut, publikasi bersama, riset bersama atau bahkan world class professor. Jadi tujuannya kita melakukan kerjasama itu untuk mempercepat proses-proses itu, jika bisa mendapatkan beasiswa dari sana lebih bagus lagi dan kesempatan ini terbuka bahkan ada bantuan tambahan berupa beasiswa,” tuturnya.