MODEL ORIENTASI MAHASISWA BARU

DSC_7320Universitas Mataram mulai tahun ajaran 2014/2015 ini akan menerapkan model orientasi mahasiswa baru yang berbeda dengan model orientasi sebelumnya.  Berdasarkan hasil evaluasi, model orientasi sebelumnya tidak memberikan manfaat apa-apa dalam membentuk karakter  mahasiswa.   Kegiatan orientasi yang sering mengesankan adanya kekerasan antara mahasiswa senior dengan yuniornya, tampilan serta atribut yang aneh-aneh serta kegiatan-kegiatan yang tidak ada kaitannya dengan akademik, akan ditinggalkan mulai tahun ini. Model orientasi mahasiswa baru kali ini, akan  mengacu dan disesuaikan dengan model kelulusan Universitas Mataram yang berkompeten, beriman, bertakwa dan berbudaya.
Dalam kegiatan orientasi mahasiswa baru sekarang ini akan dilaksanakan dalam bentuk kegiatan yang dilakukan ditingkat Universitas dengan basis penanaman nilai-nilai keagamaan dan kegiatan yang dilakukan ditingkat  Fakultas dalam bentuk orientasi akademik dan bakti sosial.  Ditingkat universitas kegiatan orientasi ditujukan untuk membangun karakter kebangsaan mahasiswa. Dalam tahap pertama  setiap mahasiswa baru dilakukan pengecekan untuk memastikan mahasiswa bebas dari narkoba. Selanjutnya dalam masa orientasi setiap mahasiswa akan mendapatkan mentoring/pembinaan agama sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing untuk memastikan setiap mahasiswa dapat menjalankan ibadah yang paling pokok dari masing-masing agama. Bagi yang beragama Islam, diberikan training ESQ serta pembinaan agama untuk memastikan yang bersangkutan  dapat membaca Al Qur’an dan sholat dan menjadikan masjid Babul Hikmah sebagai tempat pendidikan karakter. Bagi pemeluk agama lainnya akan dilakukan hal yang sama dibawah bimbingan dosen agama masing-masing.

                Setelah usai kegiatan orientasi ditingkat universitas, selanjutnya adalah masa orientasi di tingkat fakultas. Ditingkat fakultas kegiatan orientasi ditujukan untuk memperkenalkan kepada mahasiswa baru semua tempat dan proses akademis di fakultas dan program studi masing-masing. Selain itu akan dilakukan evaluasi kompetensi  untuk memastikan bahwa mahasiswa yang bersangkutan telah menguasai paling tidak 60% bidang ilmu yang telah dipelajari pada tingkat SMA sederajat.  Bagi mahasiswa yang penguasaannya dibawah 60% akan diberikan pembinaan/mentoring/matrikulasi. Kegiatan lain dalam masa orientasi mahasiswa baru di tingkat fakultas adalah kegiatan bakti sosial, yang akan dilakukan di desa binaan masing-masing fakultas.

                Mengingat jumlah mahasiswa baru yang akan mengikuti proses orientasi ini sangat banyak, yaitu sekitar 6.500 orang mahasiswa baru, maka kegiatan orientasi akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama orientasi mahasiswa baru ini dan saat ini sedang  pelaksanaan adalah bagi mahasiswa yang lulus melalui jalur undangan (SNMPTN). Tahap kedua nanti adalah bagi mahasiswa baru yang lulus melalui jalur SBMPTN dan tahap ketiga bagi mahasiswa yang lulus melalui jalur Mandiri, dan untuk yang pertama kali, mulai tahun ini mahasiswa baru yang lulus masa orientasi akan diberikan sertifikat kelulusan. (HF)DSC_7325

Comments are closed.