Mataram, Universitas Mataram – Mahasiswa Universitas Mataram (Unram) kembali torehkan prestasi dan mengharumkan nama almamater di kancah nasional. Prestasi kali ini ditorehkan oleh mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unram diajang Maksi Accounting Competition (MACC) 2019 yang bertema “Challenge Your Accounting Skill to be Smart Generation” digelar oleh Magister Akuntansi Universitas Gajah Mada (UGM) di Jogjakarta, Kamis (24/10) lalu.

Ketiga mahasiswa Prodi Akuntansi yang tergabung dalam tim Unram diajang bergengsi tersebut adalah Muh. Hamzani mahasiswa semester 5, Vanindiah Astuti mahasiswa semester 7, dan Intan Kurniati mahasiswa semester 5.

Mereka berhasil lolos dibabak penyisihan yang diadakan secara online pada tanggal 12 Oktober lalu dan masuk dalam 10 besar tim terpilih untuk mengikuti lomba di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM berupa tes tertulis, games dan debat.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, mereka berhasil mengalahkan 9 tim finalis lainnya yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di tanah air. Atas keberhasilan ketiganya, mereka berhak mendapatkan beasiswa parsial S2 di Magister Akuntansi UGM dimana UGM merupakan universitas satu-satunya di Indonesia yang tersertifikasi AACSB dan memberikan rekognisi gelar internasional M.Acc bagi para lulusannya.

”Se-Indonesia yang daftar ada 16 tim setelah dilakukan babak penyisihan dari Preliminary Online,” kata Perwakilan Tim Muh Hamzani.

Perwakilan tim dari kampus biru itu mengaku tidak memiliki strategis khusus, hanya mempersiapkan diri dengan mempelajari beberapa topik mata kuliah yang dilombakan, berdoa, meminta restu orang tua, berikhtiar, tawakal, sholawat, memohon doa bapak ibu dosen dan seluruh teman-teman mereka.

”Harapan setelah juara semoga nama fakultas ekonomi dan bisnis serta Universitas Mataram dapat lebih dikenal akan prestasi-prestasinya di kancah nasional,” tuturnya.

Pembimbing Tim juara lomba Akuntansi FEB Unram itu, Wirawan Suhaedi, SE., M.Ak mengaku sebenarnya ia tidak memberikan pembimbingan khusus. Dia mengatakan bahwa mereka hanya sering melakukan diskusi dengan dirinya terkait materi-materi perlombaan atau materi kuliah.

”Saya lebih banyak mengarahkan dan kasih motivasi,” katanya.

Wirawan mengungkapkan bahwa pihak kampus merasa bangga atas capaian yang diraih oleh Tim juara Akuntansi Unram. Semangat, tekad, dan ketekunan telah membuahkan hasil nyata. Dia juga mengungkapkan bahwa mereka pantang menyerah, dimana tahun sebelumnya yang ikut kegiatan serupa belum menjadi juara. Itu menjadi pemicu semangat untuk terus memperluas pengetahuannya.

Wirawan mengaku ketiga mahasiswa tersebut rajin meminta arahan dari dosen untuk mengembangkan pengetahuan yang dimiliki.

”Semoga hasil yang dicapai oleh mereka bisa menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi” tandasnya.