Inovasi ArunaDry Mahasiswa Unram Tembus Top 10 Shell LiveWIRE Energy Solution, Solusi Nyata SDGs bagi Masyarakat Pesisir

Mataram, Universitas Mataram – Inovasi mahasiswa Universitas Mataram (Unram) kembali menorehkan prestasi membanhggakan dengan menghadirkan solusi nyata yang mendukungPembangunan Berkelanjutan (SDGs). Tim ArunaDry dari Program Studi Teknik Mesin Unram berhasil masuk Top 10 Finalis Shell LiveWIRE Energy Solution 2025–2026, berkat inovasi alat pengering ikan berbasis tenaga surya, ArunaDry hadir sebagai solusi bagi masyarakat pesisir dalam mengatasi tantangan pengeringan tradisional.
Shell LiveWIRE Energy Solution 2025–2026 sendiri merupakan sebuah program pengembangan wirausaha energi berkelanjutan yang berlangsung sejak Juni 2025 hingga Februari 2026. Dalam Puncak penghargaan digelar pada 16 Februari 2026 di Hotel Mercure, Jakarta Selatan ArunaDry menjadi bukti bagaimana teknologi sederhana dapat berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs.
Dengan memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber energi utama, ArunaDry sejalan dengan SDG 7 tentang energi bersih dan terjangkau, mendukung target global dalam memperluas akses energi terbarukan yang murah dan ramah lingkungan. Inovasi ini juga memperkuat SDG 8 melalui peningkatan kualitas hasil perikanan dan nilai jual ikan kering, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dampaknya turut mendukung SDG 14 tentang ekosistem laut, dengan memberikan solusi bagi masyarakat pesisir untuk menjaga ketahanan ekonomi sekaligus memastikan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.
Lebih dari sekadar pencapaian kompetisi, kehadiran ArunaDry menunjukkan bagaimana kampus dan mahasiswa dapat berdampak langsung dalam menjawab permasalahan yang ada di tengah masyarakat. Unram melalui karya mahasiswanya membuktikan bahwa perguruan tinggi bukan hanya menara gading, melainkan pusat inovasi yang menghadirkan solusi konkret dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana riset dan kreativitas mahasiswa dapat bertransformasi menjadi kontribusi yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tim ArunaDry sendiri terdiri dari lima mahasiswa Teknik Mesin Unram, Agra Ananda Vigarya Putra selakui founder, riset konsep dan koordinasi tim; Arifta Kusuma Wardani selaku technical designer; Idlofi Rosihan Gazali berperan dalam manufaktur dan prototipe; Hardiwanata Rizqullah bertanggung jawab dalam riset bisnis dan model usaha; serta Fakhrul Fathonah sebagai liaison stakeholder. Selama program, mereka mengikuti rangkaian bootcamp, mentoring, hingga pitching final di Jakarta, bersaing dengan lebih dari 200 tim dari seluruh Indonesia.
Dalam wawancara bersama Humas Unram pada 20 Mei 2026, Agra menegaskan bahwa ArunaDry bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan wujud nyata kontribusi mahasiswa terhadap SDGs. “ArunaDry berpotensi membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dengan mengurangi risiko kerusakan ikan saat pengeringan. Dengan kualitas produk yang lebih terjaga, nilai jual ikan kering bisa lebih stabil dan kompetitif di pasar,†jelasnya.
Agra menambahkan, pengalaman paling berharga dari Shell LiveWIRE adalah menyadari bahwa inovasi sederhana pun bisa berdampak besar. “Kadang, solusi sederhana untuk masalah nyata di masyarakat bisa memberi dampak yang besar. Program ini membuat kami sadar bahwa ide dari daerah pesisir seperti ArunaDry pun bisa didengar dan dikembangkan secara serius,†ujarnya.
Sebagai penutup, Agra mengajak mahasiswa Unram untuk berani mencoba peluang serupa. “Kalau teman-teman punya passion mengembangkan teknologi yang bisa jadi solusi energi nyata, program seperti ini sangat layak dicoba. Kita punya kesempatan yang sama untuk berkembang dan memberi dampak bagi masyarakat,†tutupnya penuh semangat.
Prestasi ArunaDry menegaskan bahwa Unram bersama mahasiswanya bukan hanya pusat akademik, melainkan motor perubahan yang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui riset, kreativitas, dan kepedulian sosial, kampus berperan aktif menjawab tantangan lokal sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat pesisir serta memperkuat kontribusi universitas dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan.
