Perluas Jejaring Akademik Asia Tenggara, Unram Jalin Kemitraan Strategis dengan UEF Vietnam

Mataram, Universitas Mataram – Di tengah semakin pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menjawab tantangan global, Universitas Mataram (Unram) terus memperluas jejaring internasional sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar, riset, dan inovasi yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan University of Economics and Finance (UEF), Vietnam, pada Senin (3/8/2026), di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Kemitraan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran akademik, sekaligus memperluas konektivitas Unram dengan perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education melalui perluasan akses pendidikan berkualitas dan SDG 17: Partnerships for the Goals melalui penguatan kemitraan global.

Delegasi Unram dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Dr. Sitti Latifah, S.Hut., M.Sc.Forest.Trop. didampingi Kepala Kantor Urusan Internasional, I Wayan Agus Arimbawa, Ph.D., dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Ihsan Ro’is, M.Si, serta Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Dr. Embun Suryani, S.E., M.Si., Ph.D. Delegasi diterima oleh jajaran pimpinan UEF yang dipimpin Dr. Nhan Cẩm Trí, Vice President UEF, bersama pimpinan fakultas dan pusat kemitraan universitas.

Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi saling memperkenalkan arah pengembangan strategis masing-masing. UEF memaparkan komitmennya dalam membangun ekosistem pembelajaran berstandar internasional melalui jejaring industri global, mobilitas mahasiswa, serta program akademik yang mendorong pengalaman belajar lintas negara. Sementara itu, Unram memperkenalkan berbagai keunggulan akademik, kapasitas riset, serta perkembangan program internasional yang terus diperkuat dalam beberapa tahun terakhir.

Unram juga memaparkan berbagai peluang kolaborasi bagi mahasiswa dan dosen internasional, mulai dari program sarjana, magister, doktor, short course, pertukaran mahasiswa, magang internasional, hingga berbagai skema beasiswa. Selain itu, Unram menyampaikan pengembangan program Joint Degree dan Double Degree sebagai bagian dari strategi internasionalisasi yang bertujuan memperluas akses mahasiswa terhadap pengalaman akademik global.

Diskusi antara kedua universitas menghasilkan sejumlah peluang kerja sama yang akan dikembangkan secara bertahap, meliputi pertukaran mahasiswa dan dosen, penyelenggaraan international semester, perkuliahan kolaboratif secara daring (Collaborative Online International Learning/COIL), magang internasional, penelitian bersama, publikasi ilmiah, hingga penyelenggaraan konferensi internasional. Berbagai inisiatif tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan sekaligus memperluas jejaring kolaborasi akademik di kawasan Asia Tenggara.

Penandatanganan Nota Kesepahaman menjadi fondasi awal bagi implementasi berbagai program kerja sama yang lebih konkret pada masa mendatang. Lebih dari sekadar dokumen formal, kemitraan ini diharapkan membuka ruang kolaborasi yang mampu menghubungkan dosen, peneliti, dan mahasiswa kedua institusi dalam menghasilkan inovasi, memperkaya pengalaman lintas budaya, serta mendorong lahirnya riset yang memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Bagi Unram, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk membangun perguruan tinggi yang semakin terbuka terhadap kolaborasi internasional. Melalui perluasan jejaring dengan berbagai universitas di kawasan Asia dan dunia, Unram terus memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang menghubungkan pengetahuan, penelitian, dan mobilitas akademik sebagai fondasi dalam menyiapkan lulusan berdaya saing global sekaligus memperluas kontribusi universitas terhadap penyelesaian berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan.