Siap Hadapi Akreditasi 2030, LPMPP Unram Gelar Sosialisasi Peraturan, Instrumen dan Sistem Informasi Sapto 2.0 BAN-PT

Published On: 17 July, 2026By

Mataram, Universitas Mataram – Universitas Mataram (Unram) mengambil langkah cepat dan strategis dalam mempertahankan serta meningkatkan mutu akademiknya. Guna menyongsong siklus akreditasi tahun 2030, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unram menggelar Sosialisasi Peraturan, Instrumen Akreditasi dan Sistem Informasi SAPTO 2.0 Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Jumat, 17 Juli 2026 di Ruang Sidang Senat Unram.

Sosialisasi yang dihadiri langsung oleh Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. ini menghadirkan Direktur Dewan Eksekutif (BAN-PT) Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc.

Rektor Unram dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, menegaskan bahwa akreditasi bukanlah tanggung jawab individu atau lembaga penjaminan mutu semata, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen universitas.

“Tentu tanggung jawab akreditasi itu bukan hanya tanggung jawab individu, pimpinan dan juga bukan tanggung jawab LPMPP, melainkan ini adalah tanggung jawab bersama. Dosen harus mengajar dengan baik dan berkualitas. Tenaga pendidik harus memberikan layanan yang terbaik. Mahasiswa juga harus menghasilkan prestasi yang baik”, ujarnya.

Prof. Sukardi turut memaparkan berbagai program terobosan Unram untuk membangun ekosistem akademik dan riset yang kuat, mulai dari program startup mahasiswa, riset talenta muda, hingga rencana pembentukan English Club bagi mahasiswa baru guna meningkatkan kemampuan praktis berbahasa asing.

Menurutnya, ekosistem riset yang baik secara otomatis akan melahirkan kerja sama internasional yang riil dan berkelanjutan. Menutup sambutannya, Prof. Sukardi mengajak seluruh civitas akademika untuk tidak gentar terhadap dinamisnya perubahan regulasi akreditasi, melainkan menjadikannya sebagai peluang besar.

“Apapun perubahan peraturan itu, peraturan itu harus dijadikan sebagai peluang. Tidak usah khawatir itu yang menjadi semangat kita. Jangan kemudian perubahan aturan menjadi beban berat kita. Jadi ada beberapa orientasi yang harus diperbaiki dan harus semua itu menjadi pionir, bergerak untuk edukasi Unram”, ujarnya.

Membangun fondasi mutu sejak dini, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unram, Dr. Ir. Sitti Latifah, M.Sc. dalam sambutannya juga menekankan pentingnya memanfaatkan waktu yang ada untuk terus berbenah. Meskipun akreditasi Unram dengan predikat Unggul telah diraih tahun lalu, Unram tidak boleh lengah dalam sisa waktu empat tahun ke depan.

Ia juga menyoroti pentingnya mengubah paradigma kerja, dari yang sebelumnya sibuk menjelang akreditasi, menjadi budaya mutu yang konsisten setiap saat. Terlebih lagi, sistem penilaian saat ini semakin kompleks dengan penerapan sistem serta integrasi sistem informasi yang kini telah berskala nasional.

“Masih banyaknya pekerjaan yang memang kita lakukan hanya menjelang akreditasi. Akreditasi ini adalah sesuatu yang memang harus kita kerjakan setiap saat dengan siklus yang sudah ditetapkan. Dengan bimbingan teknis yang dilakukan langsung oleh tim dari BAN-PT, kami sangat berharap Bapak, Ibu dapat mendapatkan pemahaman yang sama”, ungkapnya.

Dalam paparannya, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc. menyampaikan materi tentang Implementasi Permen No. 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi dalam Peraturan-Peraturan BAN-PT.

Untuk sesi kedua dilanjutkan dengan penyampain materi tentang Sosialisasi instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) 5.0 BAN PT yang diikuti dengan antusias serta sesi diskusi tanya jawab oleh para peserta dan narasumber.

Melalui sosialisasi ini, Unram berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh rangkaian persiapan akreditasi secara kolektif dan berkelanjutan demi mewujudkan mutu perguruan tinggi yang berdaya saing internasional.