Tiga Mahasiswa Unram Raih Enam Medali pada Kejuaraan Nasional Kungfu Indonesia 2026

Mataram, Universitas Mataram – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Mataram (Unram) di kancah nasional. Tiga mahasiswa Unram berhasil mengharumkan nama almamater dengan meraih dua medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu pada Kejuaraan Nasional Kungfu Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh DPD Asosiasi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) Jawa Timur pada 3–5 Juli 2026 di Surabaya.
Ketiga mahasiswa tersebut berasal dari tiga fakultas berbeda, yakni Baiq Elma Regina Izzati dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Abdul Muhyi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Indri Parwasti dari Fakultas Peternakan.
Baiq Elma Regina Izzati berhasil menyabet medali emas pada nomor Jurus Senjata Pendek Perguruan Usia 19–25 Tahun Putri dan medali perunggu pada nomor Jurus Tangan Kosong Perguruan Usia 19–25 Tahun Putri. Sementara itu, Abdul Muhyi meraih medali perak pada nomor Senjata Panjang Tradisional Usia 19–25 Tahun Putra dan medali perunggu pada nomor Senjata Pendek Perguruan Usia 19–25 Tahun Putra. Adapun Indri Parwasti sukses mempersembahkan medali emas pada nomor Senjata Panjang Perguruan Usia 19–25 Tahun Putri serta medali perak pada nomor Senjata Pendek Perguruan Usia 19–25 Tahun Putri.
Bagi Baiq Elma Regina Izzati, capaian tersebut menjadi buah dari proses latihan yang dijalani dengan penuh disiplin dan kerja keras. Regina mengaku bangga dapat mempersembahkan prestasi bagi keluarga sekaligus Unram.
“Saya sangat bersyukur dan bangga karena usaha serta latihan yang selama ini saya jalani membuahkan hasil. Prestasi ini saya persembahkan untuk orang tua, keluarga, daerah, dan Universitas Mataram. Semoga saya dapat terus meraih prestasi yang lebih tinggi dan mengharumkan nama Universitas Mataram,” ujarnya.
Senada dengan Regina, Abdul Muhyi menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari konsistensi dalam berlatih dan dukungan berbagai pihak. Menurutnya, kemampuan membagi waktu antara perkuliahan dan latihan menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi selama persiapan menuju kejuaraan.
“Prestasi ini merupakan buah dari latihan yang disiplin dan kerja keras selama persiapan. Saya berharap dapat terus meningkatkan kemampuan, meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional, serta terus membawa nama baik Universitas Mataram dan menginspirasi mahasiswa lain untuk berprestasi,” ungkap Muhyi.
Hal serupa juga disampaikan Indri Parwasti. Indri mengaku keberhasilan yang diraihnya merupakan hasil dari latihan yang konsisten, dukungan keluarga, pelatih, rekan-rekan, serta doa dari berbagai pihak.
“Saya merasa sangat bersyukur, bangga, dan terharu karena hasil ini merupakan buah dari latihan yang konsisten, dukungan keluarga, pelatih, rekan-rekan, serta doa dari banyak pihak. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki dan berani berprestasi tanpa mengabaikan tanggung jawab sebagai mahasiswa,” tuturnya.
Keberhasilan ketiga mahasiswa tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Unram mampu menorehkan prestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga pada bidang olahraga dan seni bela diri. Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus mengembangkan potensi, berkompetisi secara sehat, dan mengharumkan nama Unram di berbagai ajang, baik nasional maupun internasional.
