Unram dan Pemkot Mataram Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah, Inisiasi Mobil Listrik UMKM, dan Pendidikan

Mataram, Universitas Mataram — Universitas Mataram (Unram) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram memperkuat sinergi dalam pengembangan pengelolaan sampah, inovasi teknologi, serta pendidikan melalui audiensi yang berlangsung di Kantor Wali Kota Mataram pada Senin (6/7). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mendorong berbagai program kolaboratif yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Mataram.
Audiensi dipimpin langsung oleh Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., dan diterima oleh Wali Kota Mataram beserta jajaran Pemerintah Kota Mataram. Turut hadir mendampingi Rektor, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Ketua Senat Unram, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta perwakilan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP).
Dalam audiensi tersebut, Rektor Unram memaparkan sejumlah program strategis yang berpotensi dikolaborasikan dengan Pemkot Mataram. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah pengembangan prototipe biodigester sebagai solusi pengelolaan sampah organik yang telah dikembangkan di lingkungan Unram dan diharapkan dapat diproduksi secara lebih luas.
“Kami ingin inovasi yang lahir dari kampus tidak berhenti sebagai hasil penelitian semata, tetapi dapat diimplementasikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Pengelolaan sampah menjadi salah satu isu yang sangat relevan untuk dikembangkan bersama Pemerintah Kota Mataram,” ujar Prof. Sukardi.
Selain pengelolaan sampah, Unram juga memperkenalkan inisiasi pengembangan prototipe mobil listrik hasil inovasi Fakultas Teknik yang dirancang untuk mendukung aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kendaraan tersebut dirancang sebagai sarana usaha bergerak yang lebih modern, ramah lingkungan, sekaligus mendukung penataan kawasan perkotaan.
Di bidang pendidikan, Unram turut menyampaikan rencana pengembangan Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) sebagai fasilitas bagi mahasiswa baru dan mahasiswa internasional. Selain itu, Unram juga mengusulkan pengembangan infrastruktur Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) guna mendukung peningkatan layanan pendidikan kesehatan di NTB.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Wali Kota Mataram menyambut baik berbagai inovasi yang ditawarkan Unram. Menurutnya, kerja sama di bidang pengelolaan sampah menjadi program yang paling memungkinkan untuk segera direalisasikan mengingat persoalan sampah saat ini menjadi salah satu prioritas utama Pemkot Mataram.
“Program yang paling relevan dari pemaparan tadi adalah mengenai pengelolaan sampah. Saat ini Pemerintah Kota Mataram juga sedang fokus membangun sistem pengolahan sampah, sehingga peluang kolaborasi dengan Universitas Mataram sangat terbuka,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemkot Mataram telah memperoleh dukungan anggaran untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Karena itu, inovasi biodigester yang dikembangkan Unram dinilai dapat menjadi salah satu solusi dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kota Mataram.
Sementara itu, usulan penanaman pohon belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat karena keterbatasan ruang terbuka hijau yang tersedia. Adapun terkait pengembangan infrastruktur pendidikan, Wali Kota menyarankan agar Unram membangun komunikasi lebih lanjut dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperoleh dukungan pembangunan fasilitas yang dibutuhkan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua LPPM Unram menyampaikan bahwa selama ini pihaknya telah menjalin berbagai kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pengembangan teknologi pengelolaan sampah dan konsep urban lifestyle. Berbagai hasil riset dosen Unram juga terus didorong agar dapat diimplementasikan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah.
LPPM Unram juga menyerahkan buku KUBINOV kepada Wali Kota Mataram sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan inovasi dan hilirisasi hasil riset yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan daerah.
Melalui audiensi ini, Unram dan Pemkot Mataram berharap berbagai inisiasi yang telah dibahas dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program kerja sama yang konkret. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan mampu menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai persoalan perkotaan, mulai dari pengelolaan sampah, pengembangan teknologi ramah lingkungan, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat.


