Fakultas Kedokteran

Home/Fakultas/Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran 2017-05-02T22:42:46+00:00

Sejarah Fakultas Kedokteran

fk1Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Unram yang didirikan berdasarkan Surat Dirjen Dikti Nomor 1236/D/T/2003 tanggal 18 Juni 2003 telah melaksanakan kegiatan Tridharma sejak tahun akademik 2003/2004. Penyelenggaraan proses belajar mengajar di PSPD sampai saat ini telah berjalan dengan baik sesuai rencana. Untuk penyelenggaraan program pendidikan akademik, PSPD berkerjasama dengan Fakultas Kedokteran Udayana (FK UNUD) dalam proses pembelajaran mata kuliah preklinik dan paraklinik, dan dengan RSUD Mataram/Dikes Provensi NTB dalam proses pembelajaran mata kuliah klinik. Berdasarkan surat Rektor Unram Nomor : 10.146/H18/HK/2007 tanggal 25 Agustus 2007 Program Studi Pendidikan Dokter diubah menjadi Fakultas Kedokteran Unram. Sampai dengan tahun akademik 2011/2012 Fakultas Kedokteran Unram telah meluluskan dokter sebanyak  101 orang.

Visi dan Misi Fakultas Kedokteran

Visi

Terwujudnya Fakultas Kedokteran sebagai institusi pendidikan terkemuka yang berperan aktif dalam pengembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran dan pusat rujukan dalam penyelesaian masalah kesehatan di Kawasan Timur Indonesia Tahun 2025.

Misi

Untuk mewujudkan visi tersebut, FK Unram mempunyai misi sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan akademik dan profesi kedokteran yang berkualitas.
  2. Mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan, untuk menghasilkan, mengembangkan, dan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran bagi masyarakat.
  3. Mengembangkan sistem manajemen institusi pendidikan kedokteran yang efisien dan efektif.
  4. Membina dan mengembangkan jaringan kerjasama dengan berbagai lembaga kedokteran terkemuka.
  5. Menyelenggarakan manajemen kesehatan berbasis kepulauan.

Tujuan Pendidikan

Tujuan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Mataram adalah mempersiapkan lulusan dokter yang memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap dan etika yang tinggi sehingga mampu bekerja secara profesional pada Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) strata pertama.

fk2Kompetensi

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram dididik untuk mencapai area kompetensi sesuai yang disyaratkan oleh Standar Kompetensi Dokter Indonesia.  Area kompetensi tersebut terdiri atas (1) Komunikasi Efektif, (2) Keterampilan Klinis, (3) Landasan Ilmiah Ilmu Kedokteran, (4) Pengelolaan Masalah Kesehatan, (5) Pengelolaan Informasi, (6) Mawas Diri dan Pengembangan Diri, dan (7) Etika, Moral, Medikolegal Dan Profesionalisme Serta Keselamatan Pasien

Program Pendidikan

1. Proses dan Lama Pendidikan

Tujuan pendidikan diharapkan dicapai melalui penerapan kurikulum berbasis kompetensi dengan filosofi problem-based learning yang terbagi dalam dua tahap, Tahap Akademik dan Tahap Profesi. Proses pembelajaran yang dilaksanakan menggunakan pendekatan pembelajaran terintegrasi, bertumpu pada masalah dan pembelajaran dewasa yang mendorong mahasiswa belajar aktif secara mandiri sebagai bekal untuk belajar sepanjang hayat.

Lama pendidikan pada Tahap Sarjana adalah sekurang-kurangnya 7 semester sampai dengan maksimal 13 semester.  Pendidikan pada Tahap Sarjana ini berlangsung selama 134 minggu dan setara dengan 149 SKS.

Lama pendidikan pada Tahap Profesi adalah sekurang-kurangnya 4 semester sampai dengan maksimal 7 semester.  Pendidikan pada Tahap Profesi  ini berlangsung selama 95 minggu dan setara dengan 40 SKS.

2. Muatan

fk3Muatan materi dalam kurikulum pendidikan dokter Fakultas Kedokteran Universitas Mataram disusun berdasarkan lima tema longitudinal, yaitu (1) Landasan Ilmiah Kedokteran, (2) Ketrampilan Klinis, (3) Penelitian Kedokteran, (4) Individu & Populasi, dan (5) Pengembangan Diri & Profesi.

Tema Landasan Ilmiah Kedokteran mempunyai tujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan ilmu biomedik dan ilmu kedokteran klinik.  Ilmu biomedik meliputi Anatomi, Biokimia, Histologi, Biologi Sel dan Molekuler, Fisiologi, Mikrobiologi, Imunologi, Parasitologi, Patologi, dan Farmakologi.  Ilmu kedokteran klinik meliputi Ilmu Penyakit Dalam beserta percabangannya, Ilmu Bedah, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Kebidanan dan Kandungan, Ilmu Penyakit Syaraf, Ilmu Kesehatan jiwa, Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin, Ilmu Kesehatan Mata, Ilmu Penyakit THT, Radiologi, Anestesi, dan Ilmu Kedokteran Forensik & Medikolegal.

Tema Ketrampilan Klinis mempunyai tujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk melakukan prosedur diagnostik, terapeutik dan rehabilitatif yang disyaratkan untuk menangani masalah kesehatan sesuai rambu-rambu dalam Standar Kompetensi Dokter Indonesia.

Tema Penelitian Kedokteran mempunyai tujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan  untuk melakukan penelitian. Topik-topik yang akan dibahas dalam tema ini di antaranya adalah Metodologi Penelitian, Biostatistik, Evidence-based Medicine dan Karya Tulis Ilmiah.

Tema Individu & Populasi mempunyai tujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan ilmu humaniora dan ilmu kedokteran komunitas.  Ilmu-ilmu humaniora meliputi Ilmu Perilaku, Psikologi Kedokteran, Sosiologi Kedokteran, Antropologi Kedokteran, Agama, Etika & Hukum Kedokteran, Bahasa, Pancasila, serta Kewarganegaraan.  Ilmu kedokteran komunitas terdiri dari Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Kedokteran Pencegahan, Epidemiologi, Ilmu Kesehatan Kerja, Ilmu Kedokteran Keluarga,  dan Pendidikan Kesehatan Masyarakat.

Tema Pengembangan Diri & Profesi mempunyai tujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk terus meningkatkan kemampuan diri setelah lulus dan menjalankan profesi secara mandiri. Untuk mencapai tujuan tersebut tema ini juga membekali mahasiswa dengan kemampuan umum yang diperlukan untuk menjadi seorang pembelajar dewasa.  Topik-topik yang akan dibahas dalam tema ini diantaranya adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Latin, Filsafat Ilmu, Ketrampilan Belajar, Berpikir Kritis, Komunikasi, Manajemen Informasi, Manajemen Waktu, Etika dan Hukum Kedokteran, serta Profesionalisme. Kelima  tema ini menjadi dasar penyusunan materi pembelajaran pada masing-masing blok dan stase klinik.

PIMPINAN FAKULTAS KEDOKTERAN

1. Dekan                                                : Prof. Dr. dr. Mulyanto
2. Pembantu Dekan I                          : dr. Doddy Ario Kumboyo, SpOG(K)
3. Pembantu Dekan II                         : dr. Hamsu Kadriyan, SpTHT., M.Kes.
4. Pembantu Dekan III                        : dr. Ida Ayu Eka Widiastuti, M.Fis.
5. Kepala Tata Usaha                        : Drs. H. Muh. SapriMILESTONES OF FACULTY OF MEDICINE – UNRAM

fk1

UNRAM Medical Education Study Program or Program Study Pendidikan Dokter (PSPD) which was officially established based on the decree of the Directorate General of Higher Education N0.: 1236/D/T/2003 on June 18, 2003 has been holding three duties of Higher Education (Tridharma) since the strating up the academic year 2003/2004. The teaching and learning process has run well, and there were several cooperative relationships among Unram Faculty of Medicine, Udayana University Faculty of Medicine in regard to basic science and clinical subjects, the Hospital of Mataram, NTB Province, and Health Department in terms of clinical subject. In accordance with the Decree of Rector Unram No.: 10.146/H18/HK/2007 on August 25, 2007, Medical Education Study Program renamed to be Unram Faculty of Medicine. During academic year 2011-2012, there were 101 medical graduates.

VISION AND MiSSION

VISION

Toward a leading Educational Institution, Unram PSPD contributes on the development of science and medical technology and reference center in the resolution of health problems in eastern Indonesia Year 2025.

MISSION

  1. Organizing and developing academic and educational quality of medical profession.
  2. Developing research and community service on an ongoing basis, producing, developing and utilizing science and medical technology for community.
  3. Developing a management system of medical educational institutions efficiently and effectively.
  4. Fostering and developing cooperative networks with leading medical institutions.
  5. Proposing Health management based archipelago.

OBJECTIVE

The objective is to prepare medical graduates with knowledge, skills, attitudes and ethics to work professionally in personal Health Effort (UKP) and Public Health Effort (UKM) on undergraduate program.

COMPETENCE        

Students are educated to achieve appropriate competence area required by the Indonesian medical Competency Standard consisting of (1) Effective Communication, (2) Clinical Skills, (3) Scientific Foundation of Medical Sciences, (4) Management of Health Problems, (5) Management of Information, (6) self-assessment and Personal Development, and (7 ) Ethics, Moral, Medico legal ,Professionalism And Patient Safety.

EDUCATION PROGRAM

1. PROCESS AND PERIOD OF EDUCATION

fk2The goals can be achieved through the implementation of competency-based curriculum with problem-based learning philosophy in which divided into two phases; Academic and Profession. The learning process is implemented using an integrated learning approach, based on adult learning issues and encouraging student to learn effectively and independently as a preparation for lifelong learning.

The study takes about 7 semesters up to 13 semesters with 134 weeks or equivalent to 149 credits semester. Profession program takes about 4 semesters  up to 7 semesters with 95 weeks and is equivalent to 40 credits.

2.   CONTENTS

The curriculum applied is based on five themes longitudinal, namely (1) Scientific Medical Foundation, (2) Clinical skills, (3) Medical Research, (4) Individuals and Populations, and (5) self-Development & profession.

The Scientific Medical Foundation aims to provide the knowledge of Biomedical Science and Clinical in which including to Anatomy, Biochemistry, Histology, Cell Biology and Molecular, Physiology, Microbiology, Immunology, Parasitological, Pathology, and Pharmacology. Clinical includes internal medicine in its branches, Surgery, Pediatrics, Obstetrics and Gynecology, Neurosurgery, psychiatry, Dermatovenereology, ophthalmology, ENT, Radiology, Anesthesia, and  Forensics & Medico legal.

Clinical Skills  aims to provide the ability to perform diagnostic procedures, therapeutic and rehabilitative required to solve health problems based on the guidelines in Indonesia Physician Competency.

Medical research aims to provide the ability of conducting researches. The topics discussed include Research Method, Biostatistics, Evidence-based Medicine and Scientific Writing.

Individuals and Populations aims to provide the knowledge of the humanities and Medical Science Community. The humanities include the Behavioral Sciences, Medical Psychology, Medical Sociology, Medical Anthropology, Religion, Ethics and Legal Medicine, Languages, Pancasila (the five basic principles of the Republic of Indonesia), and Civics. Medical Science Community consists of Public Health, Preventive Medicine, Epidemiology, work health, Family health, Public Health Education.

Personal Development and Profession aims to provide the ability to continuously improve self-competence and to be self-employed. To achieve this goal, the students are provided by general skills to be adult learner. The topics to be discussed are Indonesian, English, Latin, Philosophy of Science, Study Skills, Critical Thinking, Communication, Information Management, Time Management, Ethics and Legal Medicine, and Professionalism. These themes are the basis for composing learning materials in each program.

fk3Research Advancement:

Mulyanto. Epidemiology of Hepatitis C in Indonesia (Abstract). Proceedings of the 3rd International Eijkman Symposium, Yogyakarta, Indonesia, October 2004.

Epidemiology of Hepatitis B, C, and E Viruses and Human Immunodeficiency Virus Infections in Tahuna, Sangihe-Talaud Archipelago, Indonesia. Intervirology 50:408-411, 2007.

A Nationwide Molecular Epidemiological Study on Hepatitis B Virus in Indonesia: Identification of Two Novel Sub genotypes, B8 and C7. Arch Virol (2009) 154:1047-1059.

Mulyanto, Sulaiman Ngongu Depademe, Kiely Surayah, Andreas Heru Andhry Tjahyono, Jirintai, Shigeo Nagashima, Masaharu Takahashi and Hiroaki Okamoto. Identification and Characterization of a Novel Hepatitis B Virus sub genotype C10 in Nusa Tenggara, Indonesia. Arch Virol (2010) 155:705-715.

Mulyanto, Sulaiman Ngongu Depamede, Arif Wahyono, Jirintai, Shigeo Nagashima, Masaharu Takahashi and Hiroaki Okamoto. Analysis of the Genomes of Full-Length Hepatitis B Virus Novel C11 and C12 Sub genotypes in Papua, Indonesia. J Med Virol 83:54-64 (2011).

Mulyanto, Pingki Pancawardani, Sulaiman Ngongu Depamede, Arif Wahyono, Suljid Jirintai, Shigeo Nagashima, Masaharu Takahashi, Tsutomu Nishizawa, Hiroaki Okamoto. Identification of Four Novel sub genotypes (C13-C16) and Two Inter-Genotypic Recombinants (C12 / G and C13/B3) of Hepatitis B Virus in Papua Province, Indonesia. Virus Research 163 (2012) :129-140.

dr. Yunita Sabrina, M.Sc, Ph.D., Production of Recombinant antigens of Mycobacterium Tuberculosis Mtb72F as Raw Material Tuberculosis Vaccine, than 2011

dr. Yunita Sabrina, M.Sc, Ph.D., In Vitro Generation of Anti-Hepatitis B Monoclonal Antibodies from a Single Plasma Cells Using Single-Cell Rt-Pcr And Cell-Free Protein Synthesis, in 2010.