Mataram, Universitas Mataram – Fakultas Teknik Univeraitas Mataram (FT UNRAM) memberikan trauma healing kepada para dosen dan pegawai kamis (30/8/2018), di area parkir sebelah barat FT dengan beratapkan tenda dan diikuti oleh 50 orang yang terdiri dari dosen dan pegawai FT.

Wakil Dekan II FT M. Zainudin Abdullah, ST., MT. yang menginisiasi kegiatan trauma healing ini mengatakan bahwa sebagian besar teman-teman dosen maupun pegawai yang takut masuk kedalam gedung sehingga berdampak pada kinerja, oleh karena itu perlu melakukan trauma healing untuk teman-teman dosen dan pegawai.

“Saya berkoordinasi dengan Fakultas Kedokteran (FK) untuk memfasilitasi narasumber karena kami menganggap bahwa yang memiliki kompetensi untuk hal ini adalah teman-teman dari kedokteran”, paparnya.

Dosen Fakultas kedokteran dr. Ima Arum Lestarini, M.Si., SpPk. dan dr. Emmy Amalia, Sp.KJ. hadir sebagai narasumber menjelaskan bahwa trauma healing merupakan istilah yang  kurang tepat, karena yang dilakukan saat ini adalah memberikan dorongan psikologis  supaya mental atau kondisi psikologis para dosen dan karyawan  kembali baik seperti sebelum adanya gempa.

“Kegiatan ini bukan berarti kita menyembuhkan trauma, tetapi memberi bekal supaya bisa menghadapi kondisi yang tidak menyenangkan ini”, terangnya.

Lebih lanjut dr. Emmy memaparkan kondisi stressor seperti saat ini merupakan suatu  hal yang wajar, sesorang dapat merasa cemas,  tidak bisa berfikir, susah tidur, tidak dapat berkonsentrasi bahkan menangis. Untuk menghadapi kondisi ini ada beberapa tehnik relaksasi yang dapat dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan diri seperti sebelum adanya musibah gempa.

Beberapa teknik yang dapat dilakukan antara lain teknik pernafasan yaitu dengan menarik nafas dalam-dalam beberapa kali untuk melepaskan ketegangan dalam tubuh, teknik finger hold atau gerakan memegang jari untuk mengendalikan emosi, misalnya dengan memegang jari telunjuk dapat membatu kita untuk mengurangi rasa takut dan panik.

Selain dua teknik di atas, ada juga teknik lain seperti gerakan Tai Chi, teknik palm drain atau teknik pengurangan rasa nyeri, teknik Pal and Gum, dan teknik mengetuk atau yang lebih dikenal dengan teknik kebebasan emosional (Emotional Freedom  Technique). Teknik Emotional Freedom  yang dikembangkan oleh Gary Craig, Ph.D ini berguna untuk membuka sumbatan energi, mengatasi rasa takut, cemas, sakit hati, marah, ingatan buruk yang kembali, ketagihan dan fobia. (Humas Unram).