Unram Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Tim Reformasi Birokrasi 2026

Published On: 2 Maret 2026By Tags: , ,

Mataram, Universitas Mataram — Universitas Mataram (Unram) menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas & Kompetensi SDM Tim Kerja Reformasi Birokrasi dan Akuntabel Kinerja Unram Tahun 2026 pada Jumat hingga Sabtu, 27–28 Februari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Prime Park Hotel Lombok ini merupakan tindak lanjut atas terbentuknya Tim Kerja Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja (RBAK) Unram, sekaligus upaya memperkuat kompetensi sumber daya manusia dalam mendukung tata kelola institusi yang akuntabel dan berintegritas.

Workshop menghadirkan materi strategis meliputi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), penyusunan Laporan Kinerja (LAKIN), Penilaian Maturitas (maturity rating), Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), serta pemaparan dan implementasi aplikasi pendukung.

Dalam sambutannya, Rektor Unram, Prof. Ir. Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D., menegaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen nyata universitas dalam memperbaiki dan memperkuat akuntabilitas kinerja institusi.

“Memang ini komitmen kami untuk terus memperbaiki akuntabilitas kinerja Universitas Mataram. Kita ingin setiap program dan anggaran yang dijalankan benar-benar terukur, terdokumentasi dengan baik, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa capaian peningkatan mutu, termasuk akreditasi institusi dan pembangunan zona integritas, tidak dapat dilepaskan dari sistem tata kelola yang solid dan SDM yang memahami regulasi serta mekanisme pelaporan kinerja secara benar.

Menurutnya, berbagai permasalahan dalam tata kelola sering kali muncul bukan karena unsur kesengajaan, melainkan karena kurangnya pemahaman terhadap sistem dan aturan yang berlaku. Oleh sebab itu, penguatan kapasitas melalui workshop ini menjadi langkah penting agar seluruh tim memiliki pemahaman yang sama dan mampu bekerja secara lebih profesional, efektif, dan akuntabel.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unram, Prof. Dr. Sukardi, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa penguatan akuntabilitas kinerja merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola universitas. Ia menjelaskan bahwa pembentukan tim kerja RBAK dan penguatan unit akuntabilitas bertujuan memastikan setiap program kerja dan penggunaan anggaran dapat dievaluasi secara terukur dan berbasis standar yang jelas.

“Setiap program yang direncanakan dan anggaran yang digunakan harus melalui evaluasi yang terstandar. Dari situlah laporan kinerja disusun dan menjadi dasar penilaian berikutnya,” ujarnya.

Prof. Sukardi juga menekankan pentingnya peningkatan maturitas sistem akuntabilitas serta percepatan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di lingkungan Unram. Ia meminta seluruh pimpinan unit dan tim yang terlibat untuk memahami indikator penilaian secara menyeluruh agar capaian kinerja dapat terus meningkat.

“Reformasi birokrasi bukan pekerjaan santai. Kita harus bergerak bersama, memperbaiki sistem, dan memastikan setiap unit memahami tanggung jawab kinerjanya,” tegasnya.

Turut memberikan arahan, Hendry Wibowo selaku Kepala Seksi (Definitif) Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU II-A Direktorat Jenderal Perbendaharaan RI, menyampaikan bahwa penilaian maturitas BLU bukan sekadar ajang evaluasi administratif, melainkan instrumen untuk membangun budaya tata kelola yang baik dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa penguatan maturitas BLU harus tercermin tidak hanya pada kelengkapan dokumen, tetapi juga dalam pelaksanaan kegiatan, kepatuhan terhadap SOP, serta evaluasi yang konsisten dalam operasional sehari-hari.

“Penilaian maturitas ini bukan sekadar pemenuhan dokumen, tetapi bagaimana tata kelola itu benar-benar membudaya dalam pelaksanaan kinerja dan pelayanan,” ujarnya.

Hendry juga mengapresiasi inisiatif Unram dalam menyelenggarakan workshop peningkatan kapasitas, terutama sebagai respons atas dinamika capaian nilai maturitas BLU dalam beberapa tahun terakhir. Ia berharap tim kerja yang telah dibentuk dapat mendorong perbaikan berkelanjutan, sehingga pengelolaan keuangan dan layanan publik di Unram semakin efektif, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat.