Mataram, Universitas Mataram – International Conference on Global Health yang digelar oleh Fakultas Kedokteran Universitas Mataram bekerja sama dengan Chungnam University School of Medicine, Fukushima Medical University dan Ryukyus University serta berbagai pihak lain, Kamis (18/7), mengusung tema Beragam Beban Penyakit di Negara Berkembang atau Multiple Burden of Diseases in Developing Countries.

Dalam forum ilmiah yang diikuti oleh sekitar 100 partisipan ini menyoroti masalah yang dialami negara berkembang khususnya karena memiliki level kerentanan yang sangat tinggi pada insiden penyakit baik yang bersifat menular ataupun non-communicable alias tidak menular. Ancaman atas penyakit-penyakit semacam ini menjadi beban ekonomi tersendiri bagi Indonesia yang termasuk kategori negara berkembang. Penyakit menular yang kerap ditemukan di wilayah NTB misalnya, seperti tuberculosis, infeksi Hepatitis B dan lainnya, sementara kasus penyakit tak menular yang dianggap membawa beban atau burden of disease antara lain kanker nasofaring, kanker serviks serta bibir sumbing.

Perkembangan ilmu kedokteran tentunya diharapkan membuka peluang bagi perbaikan penanganan penyakit-penyakit tersebut secara komprehensi. Forum konferensi ini tentunya diharapkan menjadi ajang kolaborasi bagi para profesional di bidang medis dan nonmedis untuk bisa memberikan kontribusi terbaiknya.

Gelaran pertama yang digelar oleh Fakultas Kedokteran ini, juga merupakan rangkaian peringatan Dies Natalis Universitas Mataram ke-57 dan Dies Natalis Fakultas Kedokteran Universitas Mataram ke-16. Setidaknya 53 hasil penelitian akan dipresentasikan pada sesi paralel konferensi ini.