Mataram, Universitas Mataram – Program Studi (Prodi) Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (FK Unram) tidak pernah sepi peminat. Tercatat tahun 2018 lalu peminat Prodi Pendidikan Dokter FK Unram sebanyak 1.628 orang, dengan kapasitas daya tampung 50 kursi, dan tingkat kompetisi 1 : 53.

Tahun ini, peminat salah satu Prodi favorit di Unram ini tidak hanya berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saja, melainkan banyak berasal dari luar NTB.

Salah satunya Rizki yang berasal dari Tangerang Banten mengaku memilih Prodi Pendidikan Dokter sebagai pilihan pertama saat mengikuti tes Mandiri di gedung Auditorium Muhammad Yusuf Abu Bakar (MYA), Senin (10/8) lalu.

Dia mengaku memilih salah satu jurusan dengan persaingan ketat di Unram itu, karena Prodi Pendidikan Dokter FK Unram merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia dan melihat peluang diterima di Unram cukup besar. Selain itu, dirinya mangaku memiliki saudara di Mataram.

“saya melihat peluang diterima di Unram cukup besar, saya juga punya saudara disini, jadi bisa dibantu  kalau seandainya jatuh sakit dan keperluan lainnya,” pungkasnya.

Dia juga mengatakan pelaksaan UTBK Mandiri Unram sudah bagus karena telah menerapkan protokol kesehatan bahkan sejak memasuki area kampus.

“Penerapan protokol Covid-19 sudah bagus, di pintu masuk juga sudah dilakukan pemeriksaan suhu tubuh,” terangnya usai mengikuti tes di Auditorium MYA Unram.

Senada dengan Rizki, Muh. Raihan Dzaky Islam juga mengaku memilih Prodi Pendidikan Dokter sebab telah mengetahui bahwa Prodi bergengsi di Unram itu menyandang akreditasi A. Menurutnya, Prodi Pendidikan Dokter Unram tak kalah dengan Prodi Pendidikan Dokter di Universitas yang lain.

“Yang saya baca, yang saya search (telusuri, red.), sebelum masuk UTBK ini, Unram itu termasuk salah satu yang terbaik di Indonesia untuk Fakultas kedokterannya dan sudah akreditasi A juga,” ungkap Raihan usai mengikuti tes UTBK Mandiri di UPT Pusat Teknologi dan Informasi (Pustik) Unram, Rabu (12/8) kemarin.

Laki-laki asal Makassar Sulawesi Selatan itu membeberkan, dirinya sangat termotivasi untuk melanjutkan kuliah di Unram setelah mendapat rekomendasi dari saudaranya untuk mengambil Prodi Pendidikan Dokter di FK Unram. Dia mengaku sudah memiliki rencana untuk melanjutkan studi di Unram sejak duduk dibangku kelas 2 SMA.

“Sudah jauh-jauh sebelum tes ini, rencana saya memang mau ke Unram, Unram ini yang terbaiklah buat saya,” tuturnya.

“Di Makassar, nenek saya juga kebetulan punya Rumah Sakit khusus Ibu dan Anak, jadi saya mau belajar di Fakultas Kedokteran Unram biar besok bisa meneruskannya,” imbuhnya.

Dia bahkan berencana untuk mengambil spesialis Obsitetri dan Ginekologi (Sp. OG) di FK Unram jika telah berhasil lulus dari Prodi Pendidikan Dokter Kelak.

“Insyaa Allah (akan ambil Sp.OG.) jika sudah lulus disini nanti, jadi mohon doanya,” pungkasnya.