Mataram, Universitas Mataram – Ikatan Alumni Universitas Mataram (IKA Unram) menggelar acara Halal Bi Halal, Jumat (12/6) lalu.

Halal Bi Halal IKA tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19. Halal Bi Halal yang menjadi salah satu momen khidmat tempat temu alumni Unram dari seluruh Indonesia tahun ini harus digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.

Sirra Prayuna Ketua Umum IKA Unram mengatakan pandemi Covid-19 saat ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas kelembagaan IKA. Dia menerangkan meski ditengah pandemi dan pembatasan sosial, IKA Unram terus menjalani fungsi organisasinya seperti membantu masyarakat, menjalin kemitraan dan tetap menjalin komunikasi serta solidaritas antar IKA Unram di setiap daerah.

“Meski IKA ini adalah sebuah paguyuban, penting untuk tetap menjalin komunikasi demi memperkuat konsolidasi dan sinergitas,” ujarnya.

Dia mengharapkan Unram mengambil IKA sebagai institusi untuk mewujudkan solidaritas dan kerja sosial sehingga sinergitas antar keduanya semakin meningkat.

Rektor Unram Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum mengapresiasi kiprah IKA dalam memberikan bakti sosialnya kepada masyarakat serta dalam upayanya untuk terus berkontribusi pada almamater.

Prof. Husni mengingatkan pula agar kedisiplinan, kesabaran, mampu mengendalikan diri (mengendalikan hawa nafsu) dan semangat bekerja keras dalam beramal/berkarya yang menjadi buah pelajaran dari ibadah puasa terus dijaga.

“Pelajaran selama bulan Ramadhan itu harus mewarnai kehidupan kita 11 bulan kedepan sehingga kita layak disebut orang yang bertakwa sesuai tujuan perintah puasa,” ingatnya.

Guru Besar Ilmu Hukum itu juga memaparkan pandemi Covid-19 telah memacu Unram untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi daerah. Dia menguraikan, beberapa bentuk kontribusi tersebut adalah Rumah Sakit (RS) Unram menjadi tempat pemeriksaan dan rujukan pasien Corona, membentuk Satgas Covid-19, memberikan bantuan sembako kepada mahasiswa dan tenaga kependidikan yang terdampak, termasuk memberikan bantuan pulsa kepada mahasiswa agar bisa melakukan kuliah daring.

“Selain itu, RS Unram juga bekerjasama dengan Nutana Hotel dan Fizz Hotel untuk menjadi tempat karantina mandiri pasien Covid-19,  dan juga menyumbangkan bilik semprot antiseptik ke Pemerintah daerah maupun pemerintah kabupaten/kota,” bebernya.

Dia juga mengatakan bahwa sebanyak 1.360 orang mahasiswa telah mengikuti KKN Tematik Kebencanaan Covid-19, Unram juga telah membuat alkohol dari limbah tebu untuk menjadi bahan pembuatan handsanitizer, hingga membuat alat/kit untuk memeriksa spesimen Covid-19 yang digarap melalui kerjasama dengan UGM dan Unair.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Ir. Enny Yuliani, M.Si mengajak alumni untuk meningkatkan peran mereka dalam mengembangkan almamater sesuai kapasitas yang dimiliki. Terlebih saat ini ujarnya, Kemendikbud menggalakkan Program Kampus Merdeka dan mengarahkan mahasiswa agar memiliki jiwa berwirausaha.

“Disinilah kami membutuhkan peran alumni untuk melakukan pendampingan (dari alumni yang menjadi pengusaha, red.) kepada mahasiswa untuk membentuk jiwa wirausaha mereka,” pungkasnya.