Mataram, Universitas Mataram – Rektor Universitas Mataram Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum secara resmi membuka Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) dan National University Debating Championship (NUDC) tingkat Universitas Mataram (Unram) melalui aplikasi Zoom Meeting, Rabu (23/7) pagi kemarin.

Prof. Husni menuturkan, kompetisi debat tahun ini sedikit berbeda dengan tahun lalu karena mengalami penyesuaian di tengah pandemi Covid-19.  KDMI dan NUDC tahun ini digelar secara daring melalui kanal Youtube ataupun aplikasi Zoom Meeting. Kompetisi ini sendiri dimaksudkan untuk menjaring peserta debat terbaik untuk mewakili Unram di kancah nasional, ujarnya.

“Allhamdulillah kita tetap bisa melaksanakan agenda tahunan ini meski digelar di tengah pandemi,” tutur Prof. Husni mengawali sambutannya.

Prof. Husni menerangkan, melalui kompetisi itu para peserta dituntut untuk menguasai kemampuan secara global dalam menganalisis dan membuat judgement terhadap suatu permasalahan sehingga bisa meyakinkan publik. Sebab dalam debat Mahasiswa di hadapakan pada persoalan nyata yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negara seperti isu-isu seputar ekonomi, politik, hukum, sosial budaya, seni dan lain-lain.

“Karena itulah sebagai kaum intelektual mahasiswa harus memiliki wawasan yang luas,” tegasnya.

Menurutnya,  ada beberapa aspek penilaian yang menyebabkan terpilihnya kandidat pemenang baik pada tingkat universtas, tingkat wilayah maupun di tingkat nasional. Dia membeberkan, salah satu aspek tersebut adalah kemampuan menganalisa masalah dan berargumentasi.

Best speaker (peserta debat/pembicara terbaik, red.) yang terpilih nantinya akan mewakili Unram berlaga di tingkat wilayah hingga tingkat nasioal,” serunya.

Prof. Husni juga berpesan kepada seluruh peserta agar berkompetisi dengan sportif dan memberikan kemampuan terbaik mereka. Dia pun berharap Unram bisa memenangkan KDMI dan NUDC di tingkat nasional tahun ini.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (WR III) Unram Prof. Dr. Ir. Enny Yuliani, M.Si mengatakan perlombaan dimulai pada tanggal 22 hingga 24 Juli besok.  Dia menyebutkan, total peserta KDMI yang mendaftar sebanyak 13 tim dengan rincian Fakultas mengutus 7 tim, Program Studi (Prodi) mengutus 3 tim, UKM Argument mengirim 2 tim dan UKM Prima mengirim 1 tim.

“Untuk peserta NUDC ada sebanyak 12 tim, dari Fakultas mengutus 8 tim, Prodi mengutus 2 tim dan UKM Argument mengutus 2 tim,” sambungnya.

Prof. Enny mengungkapkan kompetisi itu telah memberi dampak positif dalam memicu animo mahasiswa untuk turut berpartisipasi, sehingga jumlah tim yang mendaftar meningkat setiap tahunnya.

“Kegiatan ini menjadi ajang positif bagi mahasiswa se-Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berfikir kritis dan berkomunikasi, meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan jejaring antar perguruan tinggi dan memupuk persatuan serta kesatuan terhadap kebhinekaan,” jelasnya.

Dia juga membeberkan bahwa kompetisi tersebut bertujuan meningkatkan daya saing mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi melalui media debat, meningkatkan kemampuan berbahasa maupun berkomunikasi mahasiswa, menciptakan kondisi yang sehat antar mahasiswa, meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk berfikir kritis, berfikir kreatif, serta mengasah soft skill mahasiswa agar menjadi lebih baik.

“Semoga perwakilan mahasiswa Unram dapat sukses meraih ke jenjang nasional,” pungkasnya.