Mataram, Universitas Mataram – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram (Unram) menggelar workshop penyusunan proposal hibah penelitian kompetitif nasional bidang ilmu-ilmu sosial, ekonomi dan humaniora selama dua hari (21-22 Maret 2019) di Fakutas Ekonomi dan Bisnis.

Kegiatan workshop ini dihadiri oleh lebih dari 70 dosen di lingkungan Unram seperti dosen FEB, Hubungan Internasional,  Ilmu Komunikasi, FKIP, Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan.

LPPM mengundang dua reviewer nasional Dr. Drajat Tri Kartono dari UNS Solo dan Dr. Hotnair Siringoringo sebagai narasumber. Harapannya pengalaman narasumber sebagai reviewer nasional dapat dibagi untuk meningkatkan jumlah proposal penelitian  di bidang sosial, ekonomi dan humaniora yang diterima di tingkat nasional.

Sementara itu, LPPM juga menghadirkan peneliti-peneliti muda Unram yang telah sukses menerima hibah-hibah penelitian nasional seperti Dr. Sukardi dan Ahmad Sirulhaq, MA untuk membagi kisah suksesnya dan memberi motivasi kepada dosen-dosen di bidang sosial, ekonomi dan humaniora agar terus berkompetisi memperoleh hibah-hibah penelitian nasional.

Lalu Adi Permadi, SE., MM. selaku ketua pelaksana kegiatan ini mengatakan tujuan diadakannya workshop penyusunan hibah penelitian kompetitif nasional bidang sosial, ekonomi dan humaniora adalah untuk meningkatkan penelitian di bidang ilmu-ilmu sosial, ekonomi dan humaniora.

“Dengan adanya workshop ini, diharapkan penelitian di bidang sosial, ekonomi dan humaniora dapat lebih kompetitif di masa yang akan datang. Selain itu, proposal-proposal penelitian di bidang sosial ekonomi dan humaniora juga diharapkan akan semakin banyak yang diterima pada tingkat nasional,” ungkap Adi saat menyampaikan laporan sebagai ketua panitia.

Dr. Kurniawan, SH., M.Hum saat mewakili Rektor membuka acara workshop menekankan agar dosen dapat meningkatkan jumlah publikasi.

“sebagai seorang dosen, pasti kita akan melakukan penelitian, kami berharap dengan adanya workshop ini akan banyak proposal-proposal penelitian yang bisa diterima di tingkat nasional, karena banyak sekali hibah-hibah penelitian yang diberikan di kementerian”, ungkap Dr. Kurniawan.