Mataram, Universitas Mataram – Pembinaan Usaha Pangan Berbasis Ternak dan Ikan Laut Perempuan Bahari di desa Medana KLU dilakukan dosen-dosen Unram.  Hal ini dilakukan sebagai implementasi dari Tridharma Perguruan Tinggi.

Ketua Tim Pelaksana dari Fakultas Pertanian Unram Dr. Joko Priyono, menyampaikan bahwa pembinaan dilakukan pada kelompok usaha kerupuk paru dan kerupuk ikan.

Adapun konsep pembinaan yang dilakukan pihaknya ialah dengan menghubungkan kelompok usaha binaan dengan kelompok nelayan dan dengan rumah potong hewan yang berlokasi di Tanjung.

Upaya menghubungkan pelaku usaha dengan kelompok nelayan dan dengan rumah potong hewan bertujuan untuk kontinuitas ketersediaan bahan baku.

“Kelompok ini dibina tentang proses produksi yang baik dan sehat,” jelasnya.

Selain membantu menghubungkan dengan stakeholder, mereka juga diberikan pemahaman tentang cara pengemasan dan pemasaran ke tengah pasar.

“Kelompok juga memfasilitasi penerbitan nomor PIRT dan label halal,” ujarnya.

Dr. Joko juga menjelaskan bahwa setelah dilakukan pembinaan masyarakat bisa mengembangkan produknya selain kerupuk paru dan kerupuk ikan. “Selain itu, mereka juga memproduksi abon ikan dan telur asin,” terangnya.

Pengembangan produksi ini tidak terlepas dari adanya bantuan tim Kemenristekdikti melalui tim pelaksana berupa alat elektrik meat slicer yaitu mesin pemotong daging beku dan alat-alat yang membantu memenuhi produksi.

Penyerahan semua bantuan alat dan proses pelatihan praktik kegiatan disaksikan langsung oleh tim dari LPPM Unram dipimipin Prof. Muliarta Aryana selaku Sekretaris LPPM Unram.