Mataram, Universitas Mataram –  Peneliti Muda Universitas Mataram (Unram) Eka Sunarwidhi Prasedya, S.Si, M.Sc, Ph.D., menerima penghargaan ITSF Award (Indonesian Toray Scientist Foundation) ke-25 di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Selasa, 5 Maret 2019.

Dr. Eka menjadi satu-satunya dosen muda Unram yang lolos dalam ajang bergengsi tersebut bersama 18 orang peneliti muda dari Universitas besar seperti UGM, ITB, UNS, Universitas Katolik Atma Jaya, Universitas Katolik Parahyangan, Institut Tekonologi Kalimantan, dan beberapa institusi besar seperti LIPI, Eijkmann istitute for Molecular Biology, Indonesian International Institutr for life sciences (i3L), dan Seameo Biotrop.

Dosen Fakuktas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Unram ini meraih penghargaan berkat penelitiannya menganai pengembangan senyawa fucoidan dari rumput laut Indonesia sebagai obat alami antikanker melalui penghambatan aktifitas metastasis pada kanker payudara. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam mencari solusi pengobatan kanker payudara dengan memanfaatkan bahan alam yang tersedia di Indonesia.

Dr. Eka tidak menyangka bisa meraih ITSF Award, Ia merasa bersyukur dapat mewakili Unram dan sangat terharu, sebab peneliti lain yang berhasil memperoleh penghargaan ini semuanya berasal dari institusi-institusi besar, ungkapnya saat di wawancara secara daring melalui aplikasi WahtsApp.

Ia berharap dapat terus berprestasi dan berkontribusi memberikan yang terbaik untuk Unram.

“Tidak berhenti disini, saya akan terus berprestasi untuk menaikkan nama institusi tercinta Universitas Mataram,”pungkasnya.

Sebelumnya penghargaan yang sama juga pernah diraih oleh Prof. H. Sunarpi, Ph.D., Rektor Universitas Mataram Periode 2009-2017 yang tak lain adalah orang tua dari Dr. Eka. Prof. Sunarpi meraih penghargaan ITSF Award ke-2 pada tahun 1998 di Hotel Sultan Jakarta.

Rektor Unram Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum., melalui Humas Unram menyampaikan ucapan selamat kepada Eka Sunarwidhi Prasedya, S.Si, M.Sc, Ph.D atas capainnya yang luar biasa. Beliau berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi dosen-dosen muda lainnya untuk terus meningkatkan penelitian sesuai dengan bidangnya masing-masing. (Humas Unram/U24)