Mataram, Universitas Mataram – Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum didampingi Wakil Rektor bidang Akademik Agusdin, SE., MBA., DBA dan Wakil Rektor bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi Yusron Sa’adi ST., M.Sc., Ph.D menerima kunjungan dari delegasi Pusat Penelitian Pertanian Internasional Australia (Australian Centre For International Agricultural Research/ACIAR) di ruang Sidang Senat, Gedung Rektorat Unram, Selasa (10/3).

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Unram, Dekan Fakultas Peternakan, Dekan Fakultas Pertanian dan Dekan FATEPA Unram, BPTP NTB, Balai Budidaya Laut Sekotong, Bappeda NTB serta Dinas Peternakan NTB.

Prof. Husni menyambut hangat para delegasi Pusat Penelitian asal Negeri Kangguru itu dengan menggelar acara Makan Siang bersama.

“Terima kasih kepada ACIAR atas kerjasama dibidang peternakan” tutur Prof. Husni.

“Kerjasama ini telah memberikan manfaat yang berarti bagi masyarakat, bangsa dan Negara termasuk Unram, sehingga Unram dapat dikenal dikancah nasional maupun Internasional” tambahnya.

Dia berharap kerjasama tersebut terjalin semakin kuat sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi kehidupan masyarakat, mengingat sektor peternakan merupakan salah satu sektor utama penopang perekonomian NTB.

Sementara itu Mr. Don Heatley selaku ketua Komisi ACIAR mengapresiasi sambutan hangat dari Rektor Unram. Dia mengaku bahwa dirinya adalah seorang peternak sapi perah dari Queensland Utara yang mengurus dua stasiun dan 8.000 ekor sapi yang diternak di Sungai Burdekin Australia.

“ACIAR memiliki minat yang kuat untuk memberikan dukungan bagi penelitian dan pengembangan industri daging sapi domestik di seluruh Asia Tenggara dan Timur Tengah” paparnya.

Mr. Don mengaku bahwa sebelum berkunjung ke Unram, dia dan tim delegasi ACIAR lainnya, telah berkunjung ke Sekotong Lombok Barat untuk melihat secara langsung riset penelitian dan pengembangan teknologi pembesaran lobster laut disana.

“Kami juga akan melakukan kunjungan ke Karang Kendal, untuk bertemu dengan para peternak skala kecil yang telah mengalihkan sistem peternakan mereka dari peternakan tradisional berbasis rumah tangga ke pengelolaan peternakan secara kolektif” jelasnya.

Laki-laki yang telah berpengalaman lebih dari 30 tahun dalam mempromosikan daging sapi Australia dikancah Internasional itu, mengatakan bahwa praktik-praktik peternakan yang telah diperbaiki  di Dusun Karang Kendal, Desa Genggelang Kabupaten Lombok Utara, dapat membantu para peternak dalam memulihkan perekonomian mereka secara lebih cepat pasca terjadinya gempa bumi 2018 lalu.

Anggota Komisi ACIAR, Prof. Anrew Campbell juga mengatakan bahwa Unram tak hanya terlibat dalam kerjasama riset bidang peternakan domestik saja, namun juga terlibat dalam proyek riset diluar negeri.

“Para peneliti di Universitas Mataram telah terlibat secara erat dalam proyek riset ACIAR di Timor Leste” pungkasnya.