Mataram, Universitas Mataram – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram (FKIP Unram) menggelar kegiatan Orientasi Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) Angkatan II secara daring melalui Zoom, Kamis (13/8) lalu.

Dr. Wildan, M.Pd selaku Kordinator PPG Daljab menyebutkan jumlah guru PPG Angkatan 2 saat ini adalah 208 orang dengan rincian, 61 orang guru PAUD, 91 orang guru SD, 26 orang guru PPKN, dan 30 orang Guru Kimia. Para peserta tak hanya berasal dari NTB, namun juga berasal dari Bali hingga Jawa Timur.

“Adapun jumlah dosen yang terlibat dalam prajabatan Angkatan 2 ini adalah 56 orang dosen dan 42 orang guru pamong,” sebutnya.

Dia menguraikan, kegiatan PPG Angkatan II dimulai dengan pembukaan dan orientasi, kemudian dilanjutkan dengan pendalaman materi, menyusun perangkat pembelajaran, uji komprehensif hingga PPL yang nantinya akan di sekolah masing-masing peserta. Adapun kegiatan terakhir adalah kegiatan uji kinerja, ujarnya.

“Seluruh rangkaian kegiatan memakan waktu selama kurang lebih 4 bulan, para peserta juga harus mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Prof. Dr. A. Wahab Jupri, M.Sc  mengajak seluruh peserta untuk memahami tujuan dari berlangsungnya kegiatan PPG itu.  Dia menekankan, tujuan utama dibuatnya PPG oleh pemerintah adalah untuk memfasilitasi para guru yang belum tersertifikasi secara professional.

“Untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi yang belum tersertifikasi menjadi tersertifikasi yang menadai profesionalisme bapak/ibu yang tentunya kita harapkan meningkat,” jelas Dekan FKIP Unram itu.

Proses untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan meningkatkan kompetensi dan kualifikasi yang akan difasilitasi oleh para dosen yang telah terlatih serta para guru pamong, sehingga bisa menghadapi setiap masalah terkait, tuturnya. Prof. Jufri menguraikan salah satu masalah yang harus diatasi adalah masalah yang berkaitan dengan teknologi, terutama di masa-masa pandemi yang banyak memanfatkan teknologi digital dalam pembelajaran daring saat ini.

“Kegiatan ini membutuhkan usaha maksimal yang terpadu baik dari panitia maupun peserta, sehingga bisa menghasilkan luaran yang baik untuk penyelenggara, peserta maupun bangsa dan negara,” tandasnya.

Senada dengan Prof. Jufri, Rektor Unram Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum mengingatkan  bahwa tuntutan keprofesionalan suatu pekerjaan pada dasarnya menggambarkan sejumah persyaratan yang harus dimiliki oleh seseorang yang akan memangku pekerjaan tersebut. Prof. Husni mengatakan tanpa dimilikinya sejumlah persyaratan tersebut, seseorang tidak dapat dikatakan professional karena ia tidak punya kompetensi untuk pekerjaan tersebut.

“Seorang guru professional adalah mereka yang menguasai filosofi Pendidikan, memiliki pengetahuan yang luas, khususnya bahan pembelajaran yang akan diberikan kepada siswa,” terang Prof. Husni sebelum membuka acara.

Guru Besar Ilmu Hukum itu percaya, kualitas Pendidikan sebagian besar tergantung pada kualitas guru. Sehingga melalui kegiatan PPG yang digelar dengan new model secara daring tersebut, Prof. Husni berharap, kompetensi yang didapatkan oleh para peserta dapat menjadi bekal dalam mendidik sehingga bisa menghasilkan generasi penerus bangsa yang berkualitas, lebih-lebih di era industri 4.0 ini.

Untuk diketahui, orientasi PPG Angkatan I sebelumnya telah dibuka, Jum’at (7/8) lalu dan orientasi PPG Angkatan III dijadwalkan untuk dibuka pada Senin (24/8) mendatang.