Rekrutmen BUMN PT PNM (PT. Permodalan Nasional Madani/Persero) – Program Pendidikan Calon Kepala Cabang Mekaar

Home/Agenda, Berita, Headline, Info Karir, Info UNRAM, Kerjasama, Mahasiswa/Rekrutmen BUMN PT PNM (PT. Permodalan Nasional Madani/Persero) – Program Pendidikan Calon Kepala Cabang Mekaar

Rekrutmen BUMN PT PNM (PT. Permodalan Nasional Madani/Persero) – Program Pendidikan Calon Kepala Cabang Mekaar

Program  Pendidikan Calon Kepala Cabang Mekaar

I. Syarat  dan ketentuan  :

  1. DIII/S1 dari Semua Jurusan, Min. IPK 3.00
  2. Pria/Wanita
  3. Lulusan Tahun 2016
  4. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah Indonesia
  5. Mampu mengendarai sepeda motor dan memiliki SIM C
  6. Sudah menyelesaikan pendidikan,  dibuktikan dengan SKL (Surat Keterangan Lulus)
  7. Usia tidak lebih 24 tahun pada saat pengajuan lamaran
  8. Mempersiapkan Curriculum Vitae
  9. Mendaftar di Stand PT. PNM (BUMN) pada Job Fair – Dies Natalis Universitas Mataram yang ke-54 di Universitas Mataram JL. Majapahit 62 Mataram 83125.
  10. Pendaftaran gratis dan tidak dikenakan biaya.

    II. Tahapan Proses :

  • 1. Tabulasi data pelamar
  • 2. Seleksi awal berdasarkan surat lamaran yang masuk dan menetapkan pelamar yang terpilih
  • 3. Psikotes
  • 4. Wawancara oleh Komite SDM Program PCP Mekaar
  • 5. Pelamar harus  mengikuti masa orientasi selama 6 (enam) hari – (TL-Tes Lapangan). Selesai TL dan pelamar menyatakan bersedia untuk melanjutkan proses selanjutnya
  • 6. Evaluasi hasil tes akhir untuk penerimaan
  • 7. Apabila pelamar dinyatakan lulus, harus menyerahkan ijazah asli pendidikan terakhir untuk disimpan oleh perusahaan. (setelah ijazah diperoleh dari lembaga pendidikan)
  • 8. Laporan kepada Manajemen PNM atau User (Mekaar)

    III. Pembuatan Kontrak (Ikatan Kerja)

  • 1. Kontrak Pertama selama 3 Bulan
  • 2. Kontrak Kedua  selama 12 bulan

    IV. Berkesempatan Menjadi Pemimpin Cabang Mekaar

 

pnm-1

Sekilas PT. Permodalan Nasional Madani (Persero)

Perjalanan sejarah perkembangan ekonomi di Indonesia, termasuk terjadinya krisis ekonomi pada tahun 1997, telah membangkitkan kesadaran akan kekuatan sektor usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi serta prospek potensinya di masa depan.

Nilai strategis tersebut kemudian diwujudkan oleh pemerintah dengan mendirikan             PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) pada 1 Juni 1999, sebagai BUMN yang mengemban tugas khusus memberdayakan usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK).

Tugas pemberdayaan tersebut dilakukan melalui penyelenggaraan jasa pembiayaan dan jasa manajemen, sebagai bagian dari penerapan strategi pemerintah untuk memajukan UMKMK, khususnya merupakan kontribusi terhadap sektor riil, guna menunjang pertumbuhan pengusaha-pengusaha baru yang mempunyai prospek usaha dan mampu menciptakan lapangan kerja.

PT. Permodalan Nasional Madani (Persero), atau “PNM”, didirikan sebagai pelaksanaan dari Tap XVI MPR/1998 dan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No.38/1999 tanggal 29 Mei 1999, dengan modal dasar Rp1,2 triliun dan modal disetor Rp300 miliar. Beberapa bulan kemudian, melalui Kep Menkeu No. 487 KMK 017 tanggal 15 oktober 1999, sebagai pelaksanaan dari undang-undang No.23 tahun 1999, PNM ditunjuk menjadi salah satu BUMN Koordinator untuk menyalurkan dan mengelola 12 skim Kredit program.

Setelah tujuh belas tahun beroperasi, seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat dan dunia usaha kepada perusahaan, Hingga kini, perusahaan tetap fokus menyalurkan pembiayaan uMKMK kepada masyarakat yang hasilnya dinikmati oleh lebih dari satu juta kepala keluarga dan 1.500 lembaga keuangan mikro di seluruh penjuru tanah air. Dengan produk unggulan “PNM” yaitu ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro) dan pada tahun 2016 “PNM” melakukan inovasi produk bernama Mekaar dengan tujuan memberikan layanan pemberdayaan berbasis kelompok bagi perempuan pelaku usaha mikro.

pnm

  1. Sekilas Mekaar

    Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) adalah layanan pemberdayaan berbasis kelompok bagi perempuan pelaku Usaha Mikro, melalui:  Peningkatan pengelolaan keuangan untuk mewujudkan cita-cita dan kesejahteraan keluarga;  Pembiayaan modal kerja tanpa agunan;  Pembiasaan budaya menabung;  Kompetensi kewirausahaan dan pengembangan bisnis.

    1. Layanan Mekaar difokuskan kepada perempuan pelaku usaha mikro, kondisi keluarga; Indeks Pendapatan per Kapita maks US$ 1,25 per hari atau Rp 525.000 per bulan; dan memenuhi indeks rumah (Casphor Indeks);

  2. Pembiayaan Mekaar tidak mensyaratkan agunan fisik melainkan bersifat tanggungrenteng kelompok; dengan syarat kedisiplinan mengikuti proses persiapan dan pertemuan mingguan kelompok (PMK);
  3. Satu kelompok minimal terdiri dari 2 sub-kelompok, maksimal 6 sub-kelompok; 1 subkelompok minimal terdiri dari 5 nasabah, maksimal 30 nasabah;
  4. Setiap kelompok/sub-kelompok dipimpin oleh Ketua;
  5. Pertemuan kelompok wajib dilaksanakan setiap minggu dan sekaligus sebagai tempat pembayaran angsuran mingguan

     Prospek nasabah Mekaar memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam berusaha tetapi kurang termanfaatkan karena akses pembiayaan modal kerja yang sangat terbatas;   Keterbatasan akses pembiayaan terutama disebabkan karena kendala formalitas, skala usaha, dan ketiadaan agunan;   Sistem kelompok tanggung renteng diharapkan dapat menjembatani gap akses pembiayaan sehingga akan meningkatkan kesempatan kepada nasabah dan keluarganya untuk menjalankan dan mengembangkan usahanya;   Penambahan penghasilan usaha akan memungkinkan mereka untuk mulai menabung dan meningkatkan investasi dalam rangka mewujudkan cita-cita dan kesejahteraan keluarganya.

By | 2017-03-20T11:42:30+00:00 October 22nd, 2016|Agenda, Berita, Headline, Info Karir, Info UNRAM, Kerjasama, Mahasiswa|0 Comments

About the Author: