Mataram, Universitas Mataram – Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum melepas Mahasiswa Kontingen Unram yang akan mengikuti Kompetisi Debat Berbahasa Inggris, National University Debating Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Berbahasa Indonesia, Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat Wilayah VIII di Bali, 17-21 Juni 2019.

Ditemui di Rektorat, Jum’at (14/6) lalu, para mahasiswa tersebut mengaku senang dilepas langsung oleh Rektor Unram. Sebelum terpilih mewakili Unram ke tingkat Wilayah, meraka telah mengikuti seleksi tingkat Universitas.

“Ada seleksi di Universitas, kami mengalahkan 40 tim dan hanya juara 1 saja yang berhak mewakili unram ke Denpasar,” kata Baiq Nanda Refina Githary Putri, Ketua Tim Debat Berbahasa Indonesia.

“1 (satu) tim NUDC yang terdiri atas 2 (dua) mahasiswa sebagai Debater dan 1 (satu) Adjudicator;  sedangkan 1 (satu) tim KDMI terdiri atas 3 (tiga) mahasiswa sebagai Debater dan 1 (satu) Adjudicator,” jelas Baiq Nanda mahasiswi semester 4 Fakultas Hukum itu, saat diwawancarai di Ruang Humas Unram.

Tim KDMI Unram terdiri dari Baiq Nanda Refina Githary Putri, Novia Salfat Anggraini, Fathul Hamdani sebagai Debater dan Baiq Dias Ralfianty sebagai Adjudicator. Sedangkan tim NUDC akan diwakili oleh Teguh Aris Munandar, Lalu Muhammad Jagad Al Ula sebagai Debater dan Anisya Alistasya sebagai Adjudicator.

Teguh Aris Munandar yang merupakan ketua tim NUDC sebelumnya pernah mengikuti ajang yang sama pada tahun 2017 dan 2018, “ saat itu kami pernah menjadi juara 1 dan juara 2 di tingkat wilayah. harapannya tahun ini kami bias kembali mendapatkan tiket untuk lolos ke tingkat nasional,’ imbuhnya.

Ia mengaku pada kompetisi tahun ini, Unram memiliki lawan yang cukup berat sehingga persiapan yang harus dilakukan harus lebih baik, yaitu dengan banyak membaca berita terkait dengan Politik, Sosial bahkan Kesehatan.

“Temanya random (acak), diberikan 15 menit sebelum mulai bertanding,” ungkap Teguh.

Prof. Husni, saat menerima tim Unram memberikan motivasi agar tidak pernah meremehkan lawan dan harus saling melengkapi pada saat bertanding.

“jangan meremehkan lawan, harus tampil dengan tenang, harus saling melengkapi dan jangan saling mengambil bagian rekan yang lain, persiapannya harus matang karena membawa nama Unram,” pesan Prof. Husni.