Sistem Peringatan Dini Bencana Tsunami

Mataram, Universitas Mataram – Fakultas Teknik Universitas Mataram (FT Unram) bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan  Pusat Kajian Pengelolaan Resiko Bencana (PKPRB) mengadakan acara Sosialisasi Pemasangan Instrumentasi Sistem Peringatan Dini Bencana Tsunami Wilayah II, bertempat di Hotel Grand Royal Batu Jai Lombok Tengah, Senin (2/11) kemarin.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi (WR IV) Unram, Kepala BPBD Provinsi NTB, Plt. Kepala BPBD Lombok Tengah, Forum PRB Desa Kuta, Kodim 1620 Lombok Tengah, Koramil 1620-02 Pujut dan beberapa insan media.

WR IV Unram Yusron Saadi, ST., M.Sc., Ph.D menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi atau meminimalisir risiko bencana dan meningkatkan kapasitas baik dari segi SDM maupun alat.

“Berdasarkan analisis kondisi yang ada di lapangan , dari aspek geografis bahwa NTB berpotensi gempa bumi bahkan tsunami,” ungkapnya.

Sementara dari aspek sosial menurutnya, pengetahuan masyarakat mengenai kebencanaan masih rendah, ditambah minimnya alat peringatan dini bencana menambah makin tingginya risiko bencana.

“Untuk itu, penguatan kapasitas dalam mengurangi risiko bencana sangat diperlukan,” tegasnya.

Sehingga dia menegaskan dalam peningkatan kapasitas kebencanaan, diperlukan kerjasama atau kolaborasi dengan berbagai pihak seperti SAR, BMKG, BPBD maupun masyarakat.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Kepala BPBD Provinsi NTB, Ir. Gusti Bagus Sugihartha, bahwa dalam rangka pengurangan resiko bencana maka perlu berkolaborasi dari berbagai pihak, baik SAR, BMKG, BPBD, maupun masyarakat.

Baca Juga : Unram Gelar Simulasi Evakuasi Bencana Tsunami

“Pengurangan resiko bencana ini membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak,” tuturnya.

Setelah acara sosialisasi selesai, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemasangan Instrumen Peringatan Dini  Tsunami di Kuta Mandalika.