Universitas Mataram melakukan kerja sama dengan Bank NTB Syariah untuk membantu petani jagung di lahan kering. Kerja sama dilakukan melalui program Applied Research and Innovation System in Agriculture (ARISA). Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani jagung di Nusa Tenggara Barat. Turut dalam program kerja sama ini adalah  organisasi penelitian dari Australia Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) dan Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti).

Lima peneliti Unram yaitu Prof. I Komang Damar jaya, Dr I Wayan Suadnya, Dr. I Wayan Sudika, Ir. Rosmilawati, MS dan Dr. Sudirman terlibat dalam pelaksanaan program ARISA. Mereka pun berhasil meningkatkan pendapatan petani jagung di Labangka, kabupaten Sumbawa, NTB dari sebelumnya 12 ton/ hektare menjadi 14 ton per hektare.

Keberhasilan program ARISA ini mendapat apresiasi langsung oleh rektor Unram Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum. “Saya memberikan apresiasi kepada peneliti ARISA yang diketuai oleh Prof. Komang atas gagasan, kreativitas, dan inovasi yang telah menemukan model riset yang bisa memberikan nilai manfaat bagi kesejateraan masyarakat dan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program ini,” dalam sambutannya, Rabu, 12/12/2018 di Hotel Santika Mataram.

Direktur Utama Bank NTB Syariah Kukuh Raharjo berharap dapat terus mendukung pengembangan pertanian maupun peternakan di NTB. “Komitmen bank NTB Syariah cukup tinggi dalam mendukung pengembangan yang berlangsung  dan bisa membiayai pengusaha-pengusaha yang dimaksud. Ke depan bisa lebih banyak berkontribusi dan mendukung dalam rangka recovery pasca gempa yang kemarin. Mudahan ke depan ada inisiasi lain dan realisasinya dapat bertambah,” jelasnya.  (Humas Unram).