Mataram, Universitas Mataram – Unit Pelaksana Teknis Bimbingan Konseling dan Pembinaan Karir Universitas Mataram (UPT BKPK Unram) menggelar kegiatan Seminar Nasional dengan tema “Peran Pusat Karir dan Persiapan Sejak Dini Karir Mahasiswa dan Alumni” secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (18/9) lalu.

Rektor Unram Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum memberikan apresiasi dan mengatakan Webinar itu menjadi sangat penting, mengingat alumni yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi (PT) tentu akan meniti karir setelah menyelesaikan studi. Terlebih di era seperti saat ini dimana persaingan didunia kerja sangat ketat.

“Keberhasilan lulusan memperoleh pekerjaan merupakan salah satu kriteria penilaian perengkingan Perguruan Tinggi baik dunia maupun nasional,” tuturnya.

Prof. Husni menjelaskan, terserapnya lulusan dalam lapangan kerja juga merupakan salah satu kriteria penilaian dari Kemendikbud dalam melakukan akreditasi maupun klasterisasi PT di Indonesia. Selain itu juga, alumni harus berperan dalam membantu meningkatkan kinerja PT sehingga menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru untuk memasuki PT yang diinginkan.

“Saya berharap UPT BKPK Unram bisa menjadi wadah bagi para alumni untuk bertukar informasi dan bersilaturahmi, serta dapat memberikan sumbangsih bagi para alumni dalam meniti karir,” katanya.

Dr. H.A. Hari Witono, M.Pd mengatakan UPT BKPK berkomitmen untuk menjadi pusat bimbingan konseling dan pembinaan karir bagi civitas akademika, alumni dan masyarakat umum sehingga mampu bersaing dalam dunia kerja serta memiliki jiwa wirausaha dalam menghadapi era globalisasi.

“UPT BKPK berperan kepada alumni dengan melakukan self assesmen, konseling, konsultasi pemilihan pekerjaan yang sesuai, peningkatan kepribadian, dan lain-lain,” urai Konselor UPT BKPK Unram itu.

Adapun peran UPT BKPK bagi masyarakat umum, beberapa diantaranya adalah dengan melakukan kerjasama untuk rekrutmen dan promosi jabatan, kerjasama dalam peningkatan/diklat para karyawan, hingga  kerjasama dalam konseling para karyawan, ujarnya.

Sementara itu, Nurhadi Irbath selaku pembicara dalam acara tersebut mengatakan Pusat Karir saat ini harus menjadi Strategic Partner (Rekan Strategis) bagi alumni maupun masyarakat umum, yang bisa menjalin komunikasi dengan perusahaan selaku penyedia lapangan kerja.

“Dengan menjadi Strategic Partner, menjadi Coach (Pelatih, red.), menjadi pendamping, jadi kita tahu apa yang akan dilakukan,” jelas Career and Business Coach Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (UGM) itu.

Dia juga menekankan pentingnya Pusat Karir untuk memiliki koneksi dengan dunia industri serta membangun aplikasi interaktif untuk menghubungkan perusahaan dengan mahasiswa dan alumni.

Kepala UPT BKPK Unram Pujiarohman, S.Psi., M. Psi., Psikolog, mengatakan bahwa sangat penting bagi mahasiswa maupun alumni untuk memahami apa itu pembinaan karir. Pembinaan atau bimbingan karir diperlukan bagi mahasiswa untuk melatih mental mereka pada saat bekerja. Sebab tidak sedikit dari mereka yang ketika bekerja, tidak mampu beradaptasi atau kalah saing hanya karena mental mereka yang belum terlatih dengan persaingan yang professional.

“Bimbingan karir dapat membantu mereka agar mempunyai gambaran mengenai situasi pada pekerjaan yang mungkin akan mereka hadapi,” terangnya.

Oleh karena itu menurutnya, sarjana yang kompeten adalah sarjana yang memiliki Hard Skills berupa pengetahuan dan keterampilan, serta memiliki Soft Skills berupa kecakapan intrapersonal maupun interpersonal.