Mataram, Universitas Mataram – Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Universitas Mataram (UTBK-SBMPTN Unram) Tahap II resmi berakhir, Senin (21/7) kemarin.

UTBK tahap II kemarin adalah UTBK terakhir dari serangkaian tes yang sudah dilaksanakan sejak Minggu, (5/7) lalu. Seluruh rangkaian tahap UTBK berjalan lancar meski digelar ditengah pandemi. Hal tersebut tentu saja karena Unram telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat sejak awal dimulainya kegiatan, pada saat kegiatan, dan setelah selesai kegiatan mengikuti instruksi dari Kemendikbud dan Ketua LTMPT.

I Wayan Sudiarta, Ph.D menuturkan penerapan protokol kesehatan itu antara lain dengan adanya jarak antar peserta, mewajibkan penggunaan masker bagi para peserta, pemeriksaan suhu tubuh dan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan.

“peserta diharuskan mematuhi protokol kesehatan agar bisa mengikuti tes,” terang Kordinator Pusat UTBK Unram itu.

Dia juga mengatakan jumlah peserta yang hadir dalam UTBK tahap II ini sebanyak 248 peserta dari 288 orang yang dijadwalkan, dan 40 orang sisanya tidak hadir.

Sementara itu, Wakil Rektor bidang Akademik (WR I) Unram Agusdin, SE., MBA., DBA mengutarakan ujian berlangsung dengan baik tanpa ada kecurangan. Terlebih ini merupakan ujian berbasis komputer dengan soal yang diacak sehingga menyulitkan peserta yang ingin berbuat curang.

“Tidak ditemukan kecurangan selama ujian berlangsung,” tuturnya.

Agusdin menerangkan hasil ujian nantinya langsung diterima oleh panitia pusat LTMPT untuk kemudian dilakukan perangkingan sesuai dengan jumlah kuota yang tersedia. Setelah itu, hasil rangking itu dikirimkan ke kampus untuk diumumkan pada 20 Agustus mendatang.

“Kuota untuk UTBK-SBMPTN ini 50% ditambah dengan sisa kuota SNMPTN yang tidak daftar ulang,“ tandasnya.