Mataram, Universitas Mataram – Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum diwakili oleh Wakil Rektor bidang Akademik Agusdin, SE., MBA., DBA memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) Kelompok KKN Terbaik dan 10 (sepuluh) Video KKN Terbaik dalam pembukaan acara Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram (LPPM) di Gedung Dome Unram, Kamis (13/2).

Kelompok KKN yang berhasil meraih nominasi KKN Terbaik dan Video Terbaik itu terpilih dari 293 kelompok KKN di 293 Desa dengan jumlah 2.940 mahasiswa yang mengusung 6 Tema yakni Infrastruktur, Kube, Wisata, Produk Olahan, Admin Duk, Zero Waste dan BKKBN.

Ketua Panitia Acara Dr. H. Ahmad Jupri, M.Eng mengatakan bahwa dalam acara tersebut juga digelar pemeran produk-produk KKN dari 293 kelompok.

“Selain untuk menyimak materi dari pemateri dan keynote speaker, dalam acara ini juga ada pameran produk-produk KKN mahasiswa dari 293 kelompok KKN di 293 desa” ungkapnya.

Ahmad Jupri juga menjelaskan bahwa tim reviewer sudah menilai 10 kelompok terbaik periode tersebut.

Diketahui 10 Kelompok KKN Terbaik itu antara lain ; 1) kelompok KKN yang mengambil tema Kube, dengan judul KKN “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pembentukan Kelompok Usaha Bersama yang berbasis Olahan Jagung menjadi Jagung Stik (Jastik) di Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur”, 2) kelompok KKN yang mengambil tema Zerowaste dengan judul KKN “Pengolahan Limbah Ampas Tahu menjadi Kripik Tahu (Tofu Chips) di Dusun Lingkung Daye, Desa Puyung, Lombok Tengah”, 3) kelompok KKN yang mengambil tema Zerowaste dengan judul KKN “Problematika Pengolahan Sampah yang ada di Desa Peresak, Narmada tahun 2020”, 4) kelompok KKN yang mengambil tema Produk Olahan dengan judul KKN “Pemanfaatan Kulit Kakao menjadi Kerupuk Sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Sajang, Sembalun, Lombok Timur”, 5) kelompok KKN yang mengambil tema Produk Olaha dengan judul KKN “Inovasi Olahan Wortel Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur”.

Selanjutnya , 6) kelompok KKN yang mengambil tema Kube dengan judul KKN “Pemanfaatan Potensi Alam Ikan Tongkol menjadi Kerupuk (Jangkol) Sebagai Upaya Pengentasan Kemisinan di Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara”, 7) kelompok KKN yang mengambil tema Produk Olahan dengan judul KKN “Pemberdayaan Masyarakat Desa Sukadana Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara melalui Pengolahan Sirup Madu Trigona sp dan Lilin Lebah Apis Cerana”, 8) kelompok KKN yang mengambil tema Produk Olahan dengan judul KKN “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Industri Keripik Bonggol Pisang untuk Meningkatkan Ekonomi Rumahan di Desa Aik Bukaq, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah”, 9) kelompok KKN yang mengambil tema Produk Olahan dengan judul KKN “Pemanfaatan Pohon Pisang menjadi Abon Ares dan Camilan Bonggol Pisang Sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara” dan 10) kelompok KKN yang mengambil tema Produk Olahan dengan judul KKN “Kacang Buncis (Kacang Merah) Primadona dari Gumi Sembah Ulun Timba Gading, Desa Sembalun Ulun Timba Gading, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur”.

Ahmad Jupri mengatakan bahwa ratusan video KKN Unram periode 23 Desember hingga 6 Februari yang lalu itu juga sudah diungguh ke situs Youtube.

“Sudah ada sekitar 300 vidio KKN Unram yang sudah di-upload di Youtube yang rata-rata sudah ditonton 50 hingga ratusan kali” bebernya.

Sementara itu 10 kelompok pemenang nominasi Vidio KKN Terbaik yaitu, 1) kelompok KKN yang mengambil tema Produk Olahan dengan judul video KKN “Teknik Pembuatan Produk Olahan Manisan Tomat Sebagai Upaya Optimalisasi Kelimpahan Hasil Pertanian di Desa Pohgading Timur, Kecamatan Priggabaya, Kabupaten Lombok Timur”, 2) kelompok KKN yang mengambil tema Zerowaste dengan judul video KKN “Problematika Pengolahan Sampah yang ada di Desa Peresak, Narmada tahun 2020”, 3) kelompok KKN yang mengambil tema Kube dengan judul video KKN “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Tata Rias di Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Tengah”, 4) kelompok KKN yang mengambil tema Adminduk dengan judul video KKN “Pelaksanaan Pencatatan Dokumen Keluarga Berbasis Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dalam Mewujudkan Tertib Administrasi Kependudukan, di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara”, 5) kelompok KKN yang mengambil tema Produk Olahan dengan judul video KKN “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Industri Keripik Bonggol Pisang untuk Meningkatkan Ekonomi Rumahan di Desa Aik Bukaq, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah”.

Selanjutnya, 6) kelompok KKN yang mengambil tema Produk Olahan dengan judul video KKN “Sosialisasi Bersama Masyarakat dengan Tema Peningkatan Potensi Sampah menjadi Ecobrick Sebagai Produk Unggulan Desa Jango 2, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah”, 7) kelompok KKN yang mengambil tema Wisata dengan judul video KKN “Ragam Motif Kain Tenun Tradisional yang Menjadi Ciri Khas Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah”, 8) kelompok KKN yang mengambil tema Infrastruktur dengan judul video KKN “Urea Molasses sebagai Pakan Suplement untuk Ternak Ruminansia, di Desa Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah”, 9) kelompok KKN yang mengambil tema BKKBN dengan judul video KKN “Analisis Dampak Pernikahan Usia Dini dan Upaya Pencegahan di Desa Janapria, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah” dan terakhir 10) kelompok KKN yang mengambil tema Wisata dengan judul video KKN “Optimalisasi Potensi Wisata sebagai Upaya Pemberdayaan di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur”.

Wakil Rektor I Agusdin, SE., MBA., DBA atas nama Unram menyampaikan ucapan terima kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan KKN Unram periode 26 Desember hingga 6 Februari tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKN Tematik Universitas Mataram, yang melibatkan beberapa stakeholder, Kementrian Sosial, DPR, Kompak, Bappenas dan beberapa dinas terkait lingkup kabupaten/kota se-Provinsi NTB” tuturnya.

Agusdin mengatakan bahwa KKN merupakan salah satu bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat selain pendidikan, pengajaran dan penelitian. Dia menjelaskan bahwa setiap tahun dalam dua gelombang KKN tematik Unram melibatkan hampir 5.000 mahasiswa yang tersebar diberbagai Desa di NTB.

“Dalam rangka mendekatkan Universitas Mataram dengan masyarakat, kami mengarahkan hasil-hasil riset dengan materi ajar, hasil-hasil dari inovasi dari bapak/ibu dosen dan mahasiswa termasuk dalam pelaksanaan KKN ini kita jadikan produk-produk yang memiliki nilai tambah yang bermanfaat agar dapat diimplementasikan oleh masyarakat” tandasnya.