Mataram, Universitas Mataram – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Universitas Mataram (Unram). Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. H. Muhammad Natsir, SH., M.Hum , meninggal dunia, Selasa (11/2) kemarin saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Kota Mataram sekitar pukul 18.30 WITA.

Wakil Rektor II bidang Umum dan Keuangan Unram, Dr. Kurniawan SH., M.Hum menuturkan bahwa Prof. Natsir meninggal dunia akibat serangan jantung.

“Meninggal karena serangan jantung” katanya.

Dia mengatakan berdasarkan informasi dari kerabat yang membawa almarhum ke rumah sakit, Prof. Natsir meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

“Meninggal dijalan” imbuhnya.

Pihak keluarga menuturkan bahwa almarhum dikebumikan di pemakaman Sibat Udayana setelah shalat dzhur.

Setelah melalui perjuangan yang berat dan panjang, Almarhum Prof. Natsir begitu sapaannya, berhasil dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Hukum Pidana pada Fakultas Hukum Unram, Selasa 4 Februari 2020 yang lalu dengan Orasi Ilmiahnya berjudul “Model Alternatif Penyelesaian Konflik Komunal Yang Efektif di Nusa Tenggara Barat”.

Pria kelahiran Wera Sumbawa 26 Januari 1959 silam itu, telah mengabdikan diri di Almamaternya Unram sejak tahun 1987. Selama 33 tahun pengabdiannya, almarhum telah melakukan banyak pengabdian masyarakat serta penelitian dibidang sosial dan hukum khususnya hukum pidana, maupun menjadi narasumber dari berbagai kegiatan ilmiah dan sosial dalam bidang hukum pidana.

Almarhum meninggalkan seorang Istri yakni Hj. Baiq Hasniwati, S.Sos dengan tiga orang anak kandung serta dua orang anak angkat. Anak kandung almarhum yakni Nanda Ivan Natsir, SH., MH, M. Arief Sanjani Natsir, SE., MM dan dr. Rizka Naniek Natsir.

Rektor Unram, Prof. Dr. H. Lalu Husni, SH., M.Hum mewakili keluarga besar Unram saat pemakaman menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya salah satu dosen senior Unram tersebut.

“Beliau dikenal sangat disiplin, tegas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugasnya” ungkap Prof. Husni.

Prof. Husni mengaku bahwa kepergian Prof. Natsir sangat mengejutkannya mengingat kemarin mereka masih saling bertemu dan bersepakat bahwa almarhum akan mendampingi Rektor untuk menghadiri rapat kerja Kabinet Pemerintah Pusat dan berencana untuk berangkat hari Kamis esok pukul 10 WITA.

“Semoga amal bakti almarhum, semoga ilmu yang telah diajarkannya kepada banyak sekali mahasiswa dan alumninya yang tersebar diberbagai institusi baik pemerintah maupun swasta akan menjadi ladang amal almarhum yang terus menemaninya disisi Allah SWT” tutur Prof. Husni.

Dia juga berpesan kepada pihak keluarga agar tabah menghadapi musibah ini, sembari meneruskan perjuangan almarhum dan mendoakan, sebab doa anak yang sholeh akan terus mengalir pahalanya kepada almarhum katanya.

“Kami atas nama keluarga besar Unram juga memohonkan almarhum maaf jika ada salah khilaf, sengaja atau tidak sengaja dari almarhum selama bergaul dengan kita semua. Semoga dengan maaf dari kita semua, bisa mempermudah langkah almarhum menuju Allah SWT” tutupnya.