Unram Dorong Pengembangan SDM Dosen melalui Percepatan Studi Lanjut

Published On: 14 April, 2026By Tags: , , , , ,

Mataram, Universitas Mataram – Dalam rangka mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) dosen, baik PNS maupun PPPK, Universitas Mataram (Unram) mengadakan kegiatan rekomendasi melanjutkan studi pada Senin (13/4) di Ruang Sidang Senat, Rektorat Unram. Agenda ini menjadi bagian dari langkah strategi peningkatan kualifikasi akademik dosen untuk memperkuat kapasitas institusi serta mendukung akreditasi institusi.

Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., bersama Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Prof. Akmaluddin, ST., M.Sc. (Eng), Ph.D., serta jajaran Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, menekankan pentingnya percepatan studi lanjut dosen. Saat ini, tercatat 67% dosen Unram berkualifikasi magister dan 30% bergelar doktor.

Prof. Sukardi menegaskan dukungan penuh dari kepegawaian untuk membantu administrasi, termasuk pembebasan tugas mengajar agar dosen dapat fokus pada studi. Ia juga mendorong para Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum untuk memfasilitasi dosen segera mencapai jabatan Lektor. Selain itu, sistem MyUnram akan menghadirkan data kehadiran kursus dosen dan memberikan notifikasi bagi yang belum melanjutkan studi.

Unram turut menyiapkan peraturan rektor yang memberikan skema dukungan finansial sebesar 90% biaya SPP serta untuk uang makan per bulan bagi dosen yang melanjutkan studi tanpa beasiswa. Dalam pesannya, Prof. Sukardi menekankan, “Kami sangat berharap Bapak Ibu segera melanjutkan kuliah, yakin dan percaya, jadilah idealis namun tetap realistis.” Ia juga berpesan agar fakultas mampu mengatur distribusi beban mengajar secara proporsional.

Prof. Sukardi lebih lanjut mendorong dosen untuk melanjutkan studi ke luar negeri sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan akademik dan memperkuat jejaring internasional. Rektor Prof. Sukardi menekankan bahwa pengalaman studi di kampus luar negeri akan memberikan nilai tambah bagi dosen, baik dari segi kualitas penelitian, publikasi internasional, maupun kolaborasi akademik lintas negara. “Kami berharap semakin banyak dosen Unram yang berani mengambil kesempatan studi di luar negeri,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Prof. Akmaluddin, menambahkan bahwa dari sekitar 1.300 dosen Unram, masih terdapat kesenjangan antara dosen yang mendekati masa pensiun dan keberlanjutan studi dosen baru. Target Unram adalah memenuhi kebutuhan dosen bergelar doktor untuk mendukung akreditasi institusi. “Kepegawaian akan mensupport penuh urusan administratif agar dosen dapat fokus pada studi lanjut,” ujarnya.

Salah satu dosen yang hadir menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum yang ditunggu-tunggu. “Melalui forum ini kami bisa berbagi pikiran, menyalurkan keresahan, sekaligus menyampaikan keluh kesah. Hal seperti ini sangat penting agar aspirasi dosen dapat didengar langsung oleh pimpinan,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Unram dalam memperkuat kualitas akademik, memastikan keberlanjutan regenerasi dosen, serta mendukung pencapaian standar akreditasi nasional maupun internasional. Lebih dari itu, forum ini mencerminkan komitmen Unram untuk menyiapkan dosen yang berdaya saing, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.