Kelor

  • 13 July, 2026

    Mataram, Universitas Mataram – Di banyak pekarangan di Nusa Tenggara Barat (NTB), pohon kelor tumbuh tanpa banyak mendapat perhatian. Selama bertahun-tahun, tanaman itu lebih sering dipandang sebagai pelengkap halaman, bahkan tak jarang dilekatkan pada berbagai mitos, daripada dikenal karena manfaat ilmiahnya. Namun bagi Erwin Irawan, kelor menyimpan cerita yang berbeda. Di balik daun-daun hijau yang dianggap biasa, alumni Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Magister Pertanian Lahan Kering di Pascasarjana Universitas Mataram (Unram) itu melihat sebuah potensi yang belum memperoleh tempat semestinya. Di satu sisi, berbagai penelitian dunia menempatkan kelor sebagai superfood dengan kandungan gizi yang tinggi. Di sisi lain, petani ...