Sembalun
Mataram, University of Mataram — Against the breathtaking agricultural landscape at the foothills of Mount Rinjani, academics and farmers came together for the second-day field trip of the 2nd International Horticulture Symposium on Friday, 23 October 2026, in the Sembalun Agrotourism Area, East Lombok. Beyond the scenery, the visit created an opportunity to exchange knowledge, learn from farmers’ experiences, and explore collaborative pathways for the future of highland horticulture. Professors and academics from Taiwan, Malaysia, and Indonesia including representatives from IPB University, Brawijaya University, Bengkulu University, the University of Mataram (Unram), and other higher education institutions met directly with Sembalun farmers. ...
Mataram, Universitas Mataram — Hambatan keterisolasian informasi lokasi kebun strawberry, hortikultura, dan lanskap pertanian indah di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, kini resmi teratasi. Para petani pengelola lahan agrowisata setempat antusias mengikuti pelatihan dan eksekusi pemetaan digital berbasis platform Google Maps yang digagas oleh tim Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram (Unram) periode Juni hingga Agustus 2026. Melalui pendampingan intensif ini, masyarakat petani Desa Sembalun Lawang mendapatkan aset digital baru berupa direktori titik lokasi presisi, galeri visual komoditas unggulan, serta profil usaha agrowisata yang terintegrasi secara daring. Mahasiswa Unram mendampingi langsung para pemilik lahan ...
Mataram, Universitas Mataram – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram (Unram) periode Desember 2024–Februari 2025 menginisiasi penanaman bibit pohon alpukat di Desa Sembalun Timba Gading, Kabupaten Lombok Timur, sebagai upaya mengembangkan potensi ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Pemilihan alpukat didasarkan pada potensi komoditas tersebut yang memiliki nilai ekonomi dan permintaan pasar yang terus meningkat. Kondisi tanah Desa Sembalun yang subur juga dinilai mendukung pengembangan tanaman alpukat sebagai sumber pendapatan jangka panjang bagi masyarakat. Kegiatan penanaman melibatkan petani dan perangkat desa. Selain menyiapkan lahan dan menanam bibit, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai perawatan tanaman, mulai dari pemangkasan, pemupukan, hingga ...
Mataram, Universitas Mataram – Pada tahun 2022 ini, Universitas Mataram memperoleh 6 hibah Matching Fund dari Kementerian Pendidikan Tinggi dan salah satunya adalah Matching Fund Kemitraan Agribisnis Kentang Untuk Pasar Indonesia yang diketuai oleh Ir. Aluh Nikmatullah, M.Agr.Sc., Ph.D., dosen program studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Mataram dengan mitra PT Clarexido Makmur Sejahtera (PT CMS) di Bogor, perusahaan swasta nasional bidang pertanian. Pada hari Sabtu, 12 November 2022 tim Matching Fund Kemitraan Agribisnis Kentang bersama dengan mitra industri yaitu perwakilan PT. Agra Intan Mandiri Sejahtera (AIMS) (anak perusahaan PT. Clarexindo Makmur Sejahtera (CMS)) melakukan pendampingan penanaman benih kentang kelas G0 bersertfikat ...
Kecamatan Sembalun merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Jika di Malang ada Kota Batu dan di Jawa Tengah ada Dieng, maka di Lombok ada Sembalun. Selain pemandangan alam yang asri dan memukau, banyak perkebunan dan hasil alam yang dapat dijumpai, diantaranya strawberry, wortel, selada, bawang putih dan juga kentang. Jenis kentang yang dibudidayakan oleh petani Sembalun adalah kentang sayur yang berwarna kekuningan dan kentang industri yang berwarna putih. Pada tahun 2022, Tim Unram mendapatkan dana penelitian skema Matching Fund Kedaireka yang diketuai oleh Ir. Aluh Nikmatullah, M.Agr.Sc., Ph.D. Kegiatan ini dilaksanakan melalui diseminasi teknologi ...
Mataram, Universitas Mataram – Universitas Mataram berupaya mengoptimalkan pendampingan agrowisata di Kawasan Sembalun, Lombok Timur. Guru Besar Ilmu Pertanian Universitas Mataram (Unram) Prof Ir Muhammad Sarjan berharap kawasan ini menjadi binaan Unram, khususnya untuk pengembangan dan pendampingan agrowisata. “Potensi Sembalun sebagai lokasi wisata sangat besar, dan kita fokus untuk mengangkat masalah wisata berbasis agro dan termasuk wisata berbasis ekologi,†tuturnya saat dihubungi Humas Unram melalui telepon, Senin (8/2). Prof. Sarjan, begitu ia biasa disapa mengaku, kawasan Sembalun telah menjadi kawasan risetnya selama 10 tahun. Salah satu hasil risetnya adalah pengembangan dan produksi benih kentang bersertifikat nasional dari Kawasan ini. “Riset dan pengabdian ...
